Jakarta

Warga Semarang Merapat! Meriahkan Pawai Ogoh-Ogoh di Festival Seni Budaya Lintas Agama pada Sabtu Akhir Pekan Ini, Cek Rutenya di Sini

Sastra Yudha | 24 April 2025, 09:37 WIB
Warga Semarang Merapat! Meriahkan Pawai Ogoh-Ogoh di Festival Seni Budaya Lintas Agama pada Sabtu Akhir Pekan Ini, Cek Rutenya di Sini

AKURAT JAKARTA - Warga Semarang, Jawa Tengah, dan sekitarnya jangan sampai ketinggalan. Yuk! meriahkan Pawai Ogoh-Ogoh di Festival Seni Budaya Lintas Agama, yang digelar akhir pekan ini.

Pawai Ogoh-Ogoh merupakan bagian dari acara Festival Seni Budaya Lintas Agama yang akan berlangsung pada Sabtu, 26 April 2025, mulai pukul 14.00 WIB.

Pawai Ogoh-Ogoh sebagai bentuk perayaan keberagaman dan pelestarian budaya ini akan dimulai dari Gedung Balai Kota, melintasi Jalan Pandanaran, dan berakhir di kawasan Simpang Lima.

Baca Juga: D’Social Fest 2025: Deretan Artis Ternama Bakal Goyang Alun-Alun Barat Kota Serang, Ada Mr. Jono & Joni hingga Aftershine, Cek Tanggal dan Harga Tiket

Acara tahunan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Raya Nyepi sekaligus Hari Ulang Tahun Kota Semarang.

Selain itu, festival ini juga dimaksudkan sebagai sarana memperkuat kerukunan antarumat beragama, melestarikan seni budaya Indonesia, dan mendukung sektor pariwisata lokal.

Pawai Ogoh-Ogoh menjadi sorotan utama dalam Festival Seni Budaya Lintas Agama tahun 2025 ini.

Ogoh-ogoh merupakan patung simbolik dalam tradisi Hindu yang menggambarkan Bhuta Kala atau sifat negatif manusia.

Meski berakar dari tradisi keagamaan, dalam konteks Semarang, pawai ini bersifat budaya dan inklusif, melibatkan berbagai komunitas lintas agama dan etnis.

Digelarnya Festival Seni Budaya Lintas Agama ini mencerminkan semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan melibatkan beragam elemen masyarakat, acara ini menjadi contoh nyata bagaimana budaya bisa menjadi jembatan pemersatu.

Pawai Ogoh-Ogoh telah menjadi bagian dari kalender budaya tahunan Kota Semarang, meski sempat terhenti selama masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Dibuka Presiden Prabowo Secara Virtual, Gerakan Tanam Padi Serentak di Banten Dipusatkan di Desa Rancalabuh, Bupati Maesyal: 4 Bulan Lagi Kita Panen

Kini, dengan semangat baru, acara ini kembali hadir dan diharapkan mampu menarik ribuan pengunjung seperti tahun-tahun sebelumnya.

Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk datang lebih awal dan tetap menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Festival ini bukan hanya pertunjukan budaya, tetapi juga pernyataan kolektif bahwa keberagaman adalah kekuatan utama bangsa. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.