Festival Kuliner Khas Jogja Tempo Dulu Bakal Hadir di Teras Malioboro Akhir Pekan Ini, Nikmati Juga Pentas Budaya dan Hiburan di Pasar Kangen 2025

AKURAT JAKARTA - Warga Jogja dan sekitarnya ayo merapat! Akhir pekan ini bakal ada festival kuliner di Teras Malioboro Beskalan, Yogyakarta.
Festival kuliner tersebut menjadi bagian dari event Pasar Kangen 2025, yang digelar tiap tahun sebagai wadah pelestarian budaya dan kuliner tradisional.
Pasar Kangen 2025 dijadwalkan berlangsung di area parkir Teras Malioboro Beskalan, tepatnya di sisi selatan Ramai Mall Yogyakarta, pada 19–23 Juni 2025.
Baca Juga: Semasa Piknik 2025, Rayakan Akhir Pekan dengan Piknik Kreatif di Taman Lapangan Banteng
Pasar Kangen 2025 mengusung tema: Kangen Dolan Teras Malioboro 2025. Festival kuliner ini akan berlangsung selama lima hari berturut-turut.
Di festival ini, pengunjung dapat menikmati berbagai sajian kuliner tradisional yang menjadi ikon rasa khas Yogyakarta.
Selain makanan, acara ini juga menyuguhkan hiburan dan suasana khas yang identik dengan Jogja, menjadikannya sebagai ruang temu antara kenangan dan budaya lokal.
Festival kuliner Pasar Kangen 2025 ini digelar terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Acara berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 22.00 WIB setiap harinya.
Sejumlah tenant yang mewakili pelaku UMKM, pengrajin, hingga penjaja kuliner rumahan diperkirakan akan meramaikan lokasi dengan berbagai produk dan sajian.
Teras Malioboro Beskalan dipilih sebagai lokasi pelaksanaan tahun ini. Kawasan tersebut dikenal sebagai ruang publik yang berada di pusat aktivitas wisata dan perdagangan Kota Yogyakarta.
Baca Juga: Bumbu Meresap Sempurna! Resep Daging Cabe Ijo Ini Bikin Nagih
Terletak tidak jauh dari kawasan Malioboro, lokasi ini dapat diakses dengan mudah oleh wisatawan maupun warga lokal.
Pengunjung disarankan untuk datang bersama keluarga atau teman. Aktivitas seperti berswafoto dan mencicipi jajanan pasar merupakan bagian dari pengalaman yang diharapkan.
Pasar Kangen juga dinilai sebagai salah satu cara untuk menjaga keberlangsungan budaya lokal di tengah perkembangan industri modern.
Momen seperti ini sering menjadi ajang pertemuan antara pelaku seni, pengrajin lokal, serta masyarakat luas. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

