Jakarta

ADA ADA AJE: Pilih Bunuh Anak Ketimbang Dicerai Suami

Sastra Yudha | 17 September 2023, 23:12 WIB
ADA ADA AJE: Pilih Bunuh Anak Ketimbang Dicerai Suami

AKURAT.CO - Setiap pasangan suami-istri pasti menginginkan keturunan. Ketika bertahun-tahun berumahtangga tak dikaruniai anak, biasanya pasutri mengangkat atau mengadopsi anak.

Begitulah yang dilakukan pasangan Purnomo (53) dan Rumini (44), dulu. Warga Desa Purwosari, Kecamatan Lais, Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, ini mengangkat anak inisial IR.

Dengan susah payah, bertahun-tahun pasutri ini membesarkan dan mendidik IR. Namun ternyata, IR ini bukan bibit unggul. Ketika menginjak usia remaja, IR justru menjadi anak yang nakal.

Purnomo pun dibuat kesal oleh ulah IR yang kini telah berusia 12 tahun. Selain dikenal nakal, IR juga rewel. Permintaannya aneh-aneh. Kalau dinasehati, remaja itu justru melawan orang tua.

Baca Juga: Buka Kejuaraan Taekwondo Tingkat Pelajar, Bupati Zaki Berharap Lahir Atlet-atlet Berprestasi dari Sini

Kenakalan IR itu membuat kesabaran Purnomo habis. Ia pun merencanakan untuk menghabisi nyawa anak angkatnya itu. Purnomo lalu menyuruh Rumini sebagai eksekutornya.

Awalnya, Rumini menolak. Ia tak tega membunuh anak angkat yang telah dia besarkan itu. Namun, Rumini dipaksa. Jika tak mau membunuh IR, dia akan diceraikan oleh Purnomo. Bahkan, Rumini diancam akan diusir dari rumahnya.

Rumini takut ancaman suami. Ia pun menyanggupi menghabisi nyawa anaknya. Maka, pada Senin (11/9/2023) malam, Rumini membunuh anak angkatnya itu.

Saat IR tertidur pulas di kamarnya, Rumini mencekik dan menindih kepala IR dengan bantal, hingga IR kehabisan napas.

Baca Juga: Kalahkan Persik 2-1, Persija Naik Peringkat dan Akhiri Rentetan Hasil Buruk

Setelah anak angkatnya tewas, Rumini lantas mengunci pintu kamar sang anak dari dalam. Ia keluar dengan memanjat jendela.

Keesokan harinya, pada Selasa (12/9) pagi, Rumini berpura-pura berteriak histeris di depan kamar sang anak. Purnomo juga ikut pura-pura panik dan mendobrak pintu kamar korban.

Tetangga yang mendengar teriakan histeris Rumini, pun berdatangan. Warga lalu melarikan korban ke rumah sakit. Namun ada warga yang curiga, IR meninggal tak wajar.

Polisi yang mendapat laporan korban meninggal dunia, langsung memeriksa korban di rumah sakit. Setelah dilakukan autopsi, korban dinyatakan meninggal tidak wajar.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Gelar Operasi Zebra Jaya 2023 Selama 2 Pekan, Ini Sasaran yang Dirazia

Purnomo dan Rumini pun diintrogasi polisi. Hingga Rumini akhirnya mengaku telah membunuh anak angkatnya itu, karena dipaksa oleh Purnomo. Pasangan suami istri ini pun akhirnya ditahan di penjara. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.