Jakarta

Sejarah Jakarta: Asal usul Kebon Pala Berkaitan dengan Tanaman Pala

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 6 November 2023, 13:36 WIB
Sejarah Jakarta: Asal usul Kebon Pala Berkaitan dengan Tanaman Pala

AKURAT JAKARTA - Kelurahan Kebon Pala merupakan salah satu kawasan strategis dan populer yang masuk ke Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. 

Kebon Pala menjadi salah satu kawasan yang cukup rutin terkena banjir saat musim penghujan datang. 

Sejarah dan asal usul Kebon Pala sendiri berkaitan dengan banyaknya tanaman pala yang tumbuh di kawasan tersebut pada zaman dulu. 

Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Sumur Batu dan Kaitannya dengan Sumur Diplester Batu

Kebon Pala ini menambah daftar wilayah yang asal usulnya diambil dari nama tanaman, seperti Kelapa Gading, Kebon Jeruk, dan Menteng. 

Dikisahkan, pada zaman dahulu, saat kolonial Belanda masih menguasai Batavia, kawasan itu banyak tumbuh tanaman pala. 

Tanaman pala memiliki nama latin Myristica fragrans dan berasal dari Kepulauan Banda, Maluku. 

Baca Juga: Rahasia Resep Gurame Bakar Pedas Manis, Rasanya Enak Banget

Pala sendiri memiliki banyak manfaat, mulai dari kulit, daging, hingga biji buahnya. 

Biji pala bisa diolah menjadi minyak dan kerap digunakan untuk menambah citarasa dan aroma masakan. 

Kulit pala biasa diolah untuk perawatan kulit dan obat anti nyamuk. 

Baca Juga: Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling Jakarta, Senin 6 November 2023

Sementara, dagidaging buahnya bisa didijadikan berbagai olahan makanan dan minuman, seperti sirup dan manisan. 

Nah, karena banyaknya tanaman pala yang tumbuh tersebut masyarakat kemudian menyebut dan menamai kawasan itu dengan Kebon Pala. 

Namun, pada saat itu pala hasil perkebunan warga pribumi tidak dimanfaatkan oleh masyarakat sendiri. Melainkan diambil alih oleh Belanda. 

Belanda mengambil hasil panen pala milik warga dan menjualnya ke negara asalnya karena memiliki rempah-rempah itu punya daya jual yang tinggi. 

Seiring berjalannya waktu, kini tanaman pala itu sudah tidak ada dan berganti menjadi gedung perkantoran serta pemukiman warga. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.