Jakarta

Sejarah Jakarta: Asal Usul Sumur Batu dan Kaitannya dengan Sumur Diplester Batu

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 4 November 2023, 14:45 WIB
Sejarah Jakarta: Asal Usul Sumur Batu dan Kaitannya dengan Sumur Diplester Batu

AKURAT JAKARTA - Sumur batu merupakan salah satu kampung atau kelurahan yang ada di kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kawasan ini cukup strategis dan populer dan banyak berdiri pemukiman warga serta gedung perkantoran di kawasan tersebut.

Asal usul Sumur Batu sendiri konon berkaitan dengan keberadaan sumur di kawasan itu pada masa lalu.

Baca Juga: Sejarah Pasar Baru, Dulu Tempat Belanja Elit Warga Jakarta

Dikisahkan, pada zaman dahulu, saat Jakarta masih bernama Batavia merupakan sebuah kawasan yang rindang dan sejuk, begitupun kawasan Sumur Batu.

Sekitar tahun 1950-an, banyak pohon besar nan rindang yang tumbuh subur dan berdiri kokoh di kawasan itu, membuat Sumur Batu menjadi sejuk.

Selain banyak pohon tumbuh, di kawasan itu juga banyak sumur air tanah yang pinggirnya diplester semen dan bebatuan.

Baca Juga: Sejarah Kelompok Pendukung Persija, Mulai VIJers, PFC hingga The Jak Mania

Konon, keberadaan sumur yang diplester semen dan batu itu merupakan pengaruh ide cemerlang dari seorang warga pada di kawasan itu pada zaman dahulu.

Fungsi semen dan batu sendiri adalah sebagai pengaman untuk sumur agar sumur menjadi kokoh dan tidak amblas atau rusak saat diinjak atau saat musim hujan datang.

Metode itupun terbukti cukup manjur untuk mengamankan sumur air tanah warga di kala itu dan akhirnya menjadi tren di kalangan masyarakat.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini 7 Nabi yang Dimakamkan di Tanah Palestina

Hingga akhirnya banyak sumur yang tepiannya diplester sen dan batu di kawasan itu, bahkan hampir setiap rumah memiliki satu sumur.

Karena banyaknya sumur itulah kemudian warga menyebut dan menamai kawasan itu dengan Sumur Batu dan nama itu tetap eksis hingga sekarang.

Namun, saat ini sumur-sumur tersebut sudah hilang, seiring berkembangnya zaman dan pembangunan di Jakarta.

Kini, sumur-sumur itu sudah berganti menjadi pemukiman warga, pusat perekonomian, dan gedung perkantoran.

Warga Sumur Batu sendiri mayoritas merupakan penduduk asli Jakarta atau masyarakat Betawi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.