Kilas Balik Google, Perusahaan Teknologi Terbesar di Dunia yang Dimulai Sejak 25 Tahun Silam

AKURAT.CO Google kini sudah berkarya selama 25 tahun di bidang teknologi. Kilas balik dari perusahaan teknologi terbesar dunia ini pun menarik untuk diulas.
Google sendiri didirikan oleh dua mahasiswa, Larry Page dan Sergey Brin, saat keduanya masih kuliah di Universitas Stanford, Amerika Serikat.
Pada awalnya, Google terbentuk ketika Page dan Brin berdiskusi di asrama mereka dan inisiatif tersebut dimulai ketika mereka menerima tugas kuliah pada tanggal 27 September 1998.
Baca Juga: Serial Animasi Terbaru Iwaju Segera Hadir, Kolaborasi Walt Disney dengan Pan-Afrika Kugali
Awalnya, mesin pencari yang mereka buat dinamai "Back rub."
Pada tahun 1998, Google menerima dukungan keuangan dari Andy Bechtolsheim, salah satu pendiri Sun Microsystems.
Tahun berikutnya, pada tahun 1999, perusahaan Sequoia Capital memberikan pendanaan pengembangan kepada Google.
Penerimaan pendanaan dari perusahaan investasi tersebut membuat Google secara resmi menyebut pengguna-penggunanya sebagai 'Googler'.
Pada bulan Juni 2000, situs browser internet yang populer, Yahoo, mulai menggunakan Google sebagai mesin pencari yang standar dan otomatis saat membuka browser dengan logo "y" nya.
Mulai bulan Oktober 2000, Google memasuki dunia bisnis dengan meluncurkan AdWords, yang merupakan sarana untuk periklanan dan penggunaan jasa iklan di mesin pencari tersebut.
Baca Juga: Resep Mudah Buat Coffee Latte di Rumah Tanpa Mesin Espresso, Bisa Jadi Teman Memulai Hari
Google melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada tahun 2001, yang menghasilkan penunjukan Eric Schmidt sebagai CEO dan Ketua Dewan Redaksi.
Gmail, layanan surat elektronik Google, resmi diluncurkan pada bulan April 2004, dengan kapasitas penyimpanan hingga 1 gigabyte.
Pada Agustus 2004, Google melakukan penawaran saham publik yang dapat dibeli oleh masyarakat umum.
Baca Juga: Jangan Disepelekan, Gigitan Nyamuk Juga Bisa Berbahaya Salah Satunya Penyakit Menular
Google Maps (Gmaps), layanan peta untuk navigasi perjalanan, diperkenalkan pada bulan Februari 2005 dan awalnya hanya tersedia untuk pengguna komputer.
Pada bulan Agustus 2005, Google mengakuisisi sistem operasi Android, yang kemudian digunakan pada berbagai perangkat gawai dan diperkaya dengan berbagai aplikasi hasil dari mesin pencari Google.
Seiring dengan akuisisi Android, Google juga meluncurkan produk pesan instan bernama Google Talk (Gtalk) pada tahun yang sama.
Baca Juga: 9 Cara Usir Nyamuk dari Rumah dengan Bahan Alami, Dijamin Ampuh
Pada tahun 2005, Google mengakuisisi situs web berbagi video, YouTube, dengan nilai pembelian mayoritas sebesar 1,65 juta dolar AS.
Dua tahun setelah akuisisi YouTube, pada bulan April 2007, Google juga mengakuisisi perusahaan penyedia perangkat lunak iklan, DoubleClick, senilai 3,1 miliar dolar AS.
Pada tahun 2015, Google mendirikan perusahaan induk bernama Alphabet, yang menaungi Google, YouTube, perusahaan ventura dan unit-unit lainnya.
Baca Juga: Sebelum Nonton, Cek 3 Fakta Menarik Serial Terbaru Marvel, Echo
Sundar Pichai diangkat sebagai CEO Google. Pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, mengundurkan diri dari perusahaan tersebut pada Desember 2019.
Pada bulan Februari 2023, Susan Wojcicki, karyawan pertama Google dan CEO YouTube, mengumumkan pengunduran dirinya.
Nean Wohan kemudian menggantikan posisinya sebagai CEO YouTube yang baru.
Terbaru, pada bulan Maret 2023, Google meluncurkan fitur terbaru bernama "Bard" yang ditujukan bagi pengguna mesin pencari, yang saat ini merupakan mesin pencari dengan pengguna terbanyak di dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







