Jakarta

Ini Sejarah Singkat Peringatan May Day yang Jatuh pada 1 Mei 2024

Bagus Zuhair | 1 Mei 2024, 10:38 WIB
Ini Sejarah Singkat Peringatan May Day yang Jatuh pada 1 Mei 2024

AKURAT.CO Setiap tanggal 1 Mei, seluruh masyarakat dunia termasuk Indonesia memperingatinya sebagai Hari Buruh Internasional atau May Day.

Peringatan Hari Buruh ini merupakan momentum untuk mengingatkan kita tentang sejarah panjang kaum buruh dalam memperjuangkan hak-hak mereka.

Selain itu, peringatan Hari Buruh juga merupakan momentum untuk merefleksikan capaian dan tantangan yang masih dihadapi oleh pekerja di seluruh dunia.

Baca Juga: Sold Out di 4 Kota! Tiket Konser Sheila on 7 'Tunggu Aku Di Bandung' Jadi Kesempatan Terakhir

Di berbagai negara, peringatan Hari Buruh biasanya dilakukan dengan aksi demonstrasi di jalan menuntut adanya perbaikan kesejahteraan untuk kaum buruh.

Identitas demonstrasi yang melekat saat Hari Buruh bukan sesuatu yang aneh. Karena Peringatan Hari Buruh ini lahir dari sebuah aksi demonstrasi.

May Day, atau yang juga dikenal sebagai Hari Buruh Internasional, memiliki sejarah panjang yang bermula dari gerakan buruh di Amerika Serikat pada abad ke-19.

Baca Juga: Konser Denny Caknan Bakal Manggung di Luar Negeri untuk Pertama Kalinya pada 2 Juni 2024 Mendatang

Berikut adalah gambaran singkat tentang sejarah May Day

Perjuangan untuk Jam Kerja Delapan Jam

Pada pertengahan abad ke-19, para buruh di Amerika Serikat, terutama di sektor industri, berjuang untuk mengurangi jam kerja mereka dari lebih dari 10-12 jam sehari menjadi delapan jam sehari.

Baca Juga: Empat Rekomondasi Warung Pecel Enak di Jakarta, Mantap Dicocol Sambal

Pada saat itu, kondisi kerja buruh sangat buruk, dengan upah rendah, kecelakaan kerja yang sering, dan kondisi kerja yang tidak aman.

Peristiwa Haymarket Riot

Puncak dari perjuangan ini adalah protes besar-besaran yang terjadi di Chicago pada tanggal 1 Mei 1886. Ribuan buruh turun ke jalan untuk menuntut jam kerja delapan jam.

Baca Juga: 3.454 Anggota Gabungan Disiapkan Amankan Hari Buruh, Dipastikan Tidak Menggunakan Semjata Api

Demonstrasi ini mencapai puncaknya pada peristiwa yang dikenal sebagai "Haymarket Riot" pada tanggal 4 Mei 1886, di mana terjadi kerusuhan dan ledakan bom, yang menyebabkan kematian dan luka-luka, termasuk di antara polisi.

Ditetapkannya Hari Buruh Internasional

Untuk menghormati perjuangan para buruh dan mengenang peristiwa Haymarket Riot, Kongres Kedua Internasional di Paris pada tahun 1889 memutuskan untuk menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional.

Baca Juga: Jangan Lewatkan Konser Happy Asmara dan Denny Caknan di Tegal, Pasti Bikin Ambyar

Ini dimaksudkan sebagai hari solidaritas internasional bagi para pekerja di seluruh dunia dalam perjuangan mereka untuk hak-hak pekerja.

Pengakuan Resmi

Meskipun Hari Buruh Internasional diakui secara internasional, Amerika Serikat memilih untuk tidak merayakannya pada tanggal 1 Mei.

Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor Tembaki Sekuriti di Kelapa Gading; Berhasil Kabur Wajah Terekam CCTV

Sebaliknya, pemerintah AS memilih hari lain, yaitu Hari Buruh, yang jatuh pada tanggal pertama di bulan September.

Ini adalah tanggapan terhadap peristiwa Haymarket Riot dan upaya untuk meredam pengaruh gerakan radikal yang dianggap berbahaya.

Meskipun demikian, perayaan May Day terus berkembang di negara-negara lain di seluruh dunia, terutama di Eropa dan Amerika Latin.

Baca Juga: 8 Manfaat Telur Bagi Kesehatan, Mulai Kecerdasan Otak hingga Menjaga Berat Badan, Simak Selengkapnya di Sini

Hari ini, May Day terus diperingati sebagai hari perayaan solidaritas buruh internasional dan sering kali dihubungkan dengan perayaan perjuangan pekerja untuk hak-hak mereka, termasuk upah yang layak, kondisi kerja yang aman, dan jam kerja yang manusiawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.