Jakarta

Peneliti Belanda Ungkap Asal Mula Nama Si Pitung, Ceritakan Korespondensi dengan Pengurus Masjid Saat Mendekam di Penjara

Ainun Kusumaningrum | 23 Juni 2024, 16:02 WIB
Peneliti Belanda Ungkap Asal Mula Nama Si Pitung, Ceritakan Korespondensi dengan Pengurus Masjid Saat Mendekam di Penjara

AKURAT JAKARTA - Asal mula nama Si Pitung diungkap peneliti Belanda yang menceritakan adanya korespondensi yang dialkukan oleh Si Pitung.

Peneliti Belanda Margreet van Till dalam laporannya, berhasil menemukan korespondensi Si Pitung dengan pengurus Masjid Al Atik di Bukit Duri.

Saat itu, Pitung sedang dipenjara di kawasan tersebut.

Baca Juga: Rahasia Kekebalan Si Pitung Legenda Betawi yang Tidak Mempan Ditembak, Akhirnya Roboh Juga, Ini Kisah Penjajahan Kompeni

Demikian kisah Si Pitung disampaikan Budayawan Betawi, Ridwan Saidi, dikutip dari akun channel YouTube Macan Idealis.

“Disitu ditemukan fakta bahwa nama dia (Pitung) sebenarnya Solihun," kata Ridwan Saidi.

Menurut dia, abad ke 19 ada orang Betawi namanya Solihun cukup unik dan jarang.

Baca Juga: Si Pitung Legenda Betawi yang Memiliki Kesaktian Ini, Merampok Rumah Tauke dan Tuan Tanah Kaya untuk Rakyat

"Dulu namanya asal mudah diucapkan, misalnya, ngkik kan gampang,” katanya.

Ridwan Saidi menuturkan, Pitung adalah julukan.
Sejumlah koran terbitan Belanda ada yang menyebut Pitung, namun ada pula yang memanggilnya Betung.

“Tapi saya kira yang benar Betung, itu diambil dari nama bambu betung.

Kan bambu betung itu hitam, nah posturnya Pitung yang kekar seperti bambu betung. Itulah asal mula julukannya,” katanya.

Di situ, Pitung melakukan korespondensi dengan pengurus Masjid Al Atik, surat menyurat.

Pertanyaan yang muncul adalah, Pitung belajar dimana surat menyurat?

“Kita simpulkan Pitung ini anak Kampung Gusti, kampung yang orang-orang di sana profesinya menulis," katanya.

Seperti menulis perjanjian dagang dan macam-macam. Pitung bisa gitu berarti dia anak Kampung Gusti,” jelasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.