Sejarah Jakarta: Asal Usul Pademangan Dulu Tempat Demang Betawi

AKURAT JAKARTA - Pademangan merupakan salah satu kecamatan yang cukup populer dan tidak asing didengar oleh masyarakat. Kawasan ini masuk ke wilayah administrasi Jakarta Utara.
Kecamatan Pademangan terdiri dari 3 kelurahan, salah satu kelurahan Ancol. Wilayah yang menjadi salah satu wisata favorit karena keberadaan Pantai Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan).
Pademangan berbatasan dengan beberapa wilayah, di antaranya Tanjung Priok, Penjaringan, Taman Sari, Sawah Besar, dan Kemayoran.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Pasar Manggis Dikenal Sejak Dulu
Nama Pademangan terbentuk dari kata per-demang-an. Dinamakan demikian karena itu berdasarkan dari kehidupan masyarakat di daerah tersebut pada zaman dahulu, tepatnya zaman kolonial Belanda masih menduduki Batavia.
Konon, dikisahkan dahulu banyak Demang Betawi yang tinggal di kawasan tersebut. Demang sendiri dalam bahasa Belanda berarti kepala daerah atau kepala distrik.
Para Demang tersebut, khususnya kaum pria seringkali menggunakan busana adat Betawi. Pakaian tersebut seperti jas, namun memakai kerah menyerupai baju koko.
Baca Juga: Shalat Jumat Jam Berapa? Berikut Tata Cara Melaksanakannya
Selain itu, para Demang juga kerap melilitkan sarung di bagian pinggangnya. Sarung itu dilipat hingga paha atau lutut, dan celana panjang yang dikenakannya masih kelihatan.
Pakaian para Demang di zaman Belanda dulu umumnya berwarna putih, tetapi seiring berjalnnya waktu, kebanyakan warnanya kini hitam atau gelap.
Pada Demang tersebut kini telah tiada dan beregenerasi.
Baca Juga: Berikut Isi Larangan Jual Beli di TikTok Shop dan Medsos Lainnya
Namun, nama Pademangan masih melekat dan populer untuk kawasan tersebut hingga saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 2Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 3Prediksi Skor Newcastle United vs Hull City di Premier League, 19 September 2026: Misi The Magpies Bangkit dari Kekalahan Telak
- 4Prediksi Skor Stuttgart vs Borussia Dortmund di Bundesliga, 19 September 2026: Bisakah Die Roten Hentikan Laju BVB?
- 5Prediksi Skor Celta Vigo vs Racing Santander di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Celestes Raih Kemenangan Perdana?
- 6Prediksi Skor Venezia vs Lazio di Serie A, 20 September 2026: Mampukah Biancocelesti Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Deportivo Alaves di La Liga, 19 September 2026: Mampukah Los Leones Balas Kekalahan Musim Lalu?
- 8Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Ligue 1, 20 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Belum Terkalahkan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







