Jakarta

Ternyata Lansia Tidak Boleh Banyak Minum Air Putih, Sehari Maksimal 1.5 Liter Saja, Baru Tahu! Ini Alasan Dokter

Sastra Yudha | 26 Januari 2025, 16:07 WIB
Ternyata Lansia Tidak Boleh Banyak Minum Air Putih, Sehari Maksimal 1.5 Liter Saja, Baru Tahu! Ini Alasan Dokter

AKURAT JAKARTA - Baru tahu, ternyata orang berusia tua atau lansia tidak dianjurkan banyak minum air putih. Dokter menyarankan, lansia minum air putih sehari maksimal 1.5 liter saja.

Padahal, selama ini kita dianjurkan perbanyak minum air putih. Sebab, air putih terbukti baik untuk kesehatan.

Sedari kecil, guru dan orang tua selalu mengajarkan untuk banyak minum air putih demi kesehatan tubuh.

Baca Juga: 16 Lokasi Pertunjukan Barongsai di Bandung, Gratis! Dalam Rangka Perayaan Tahun Baru Imlek 2025

Tapi konsumsi air putih berlebihan ternyata bisa membahayakan, khususnya bagi orang tua atau lansia.

"Kalau sehari minum 2-3 liter, bisa jatuh hingga patah kaki," ujar dokter spesialis ginjal dan hipertensi, Parlindungan Siregar, dalam konferensi pers acara Hari Ginjal Sedunia.

Patah kaki mungkin tak apa-apa bagi anak muda, lanjut dokter Parlindungan, tapi untuk para lansia, patah tulang artinya akan cacat di sisa hidupnya.

Sebab, metabolisme dan pemulihan sakit pada lansia terjadi sangat lambat.

Dokter Parlindungan menjelaskan, meminum air putih yang tidak pas atau kebanyakan, tampaknya sepintas merupakan hal yang sederhana.

Tetapi bagi lansia, bisa-bisa menjadi penyebab hilangnya kesadaran yang berujung orang bisa jatuh tiba-tiba.

"Prosesnya adalah karena ada hubungan langsung antara minum air putih dengan penurunan kadar natrium," katanya.

Baca Juga: Kades Kohod Tangerang Dipanggil Kejagung, Bakal Diperiksa Terkait Sertifikat HGB Pagar Laut Sepanjang 30 KM yang Viral

Pada orang yang sudah berusia di atas 50-60 tahun, biasanya mereka memiliki kadar natrium yang rendah dalam darah, atau dikenal dengan hyponatremia.

"Selain itu, fungsi ginjal mereka pun sudah turun," tambahnya.

Akibatnya, air putih yang masuk ke tubuh semakin menurunkan kadar natrium dalam darah.

Secara perlahan, turunnya kadar natrium ini menyebabkan gampang kantuk, kesadaran turun sehingga lansia kadang bisa tiba-tiba terjatuh.

Dokter Parlindungan mengungkap pengalamannya menangani pasien lansia yang selalu diantarkan keluarga karena acap jatuh.

Ketika diteliti, ternyata sang nenek memiliki penyakit ginjal dan sering diminta untuk minum air putih yang banyak oleh keluarganya.

"Saya minta untuk dikurangi, tetapi keluarganya protes. Setelah dijelaskan, mereka pun bisa memahami dan menjalankan perintah dokter yang mengerti pada bidangnya," ujar Parlindungan.

Baca Juga: Konser Taeyeon di Jakarta pada April 2025: Ini Detail Harga Tiket, Seat Map, dan Jadwal Penjualannya

Setelah itu, tak lama kemudian ia pun jarang melihat perempuan 70 tahun tersebut dibawa ke rumah sakit akibat terjatuh.

Menurut Parlindungan, untuk usia lanjut di atas 50 tahun, konsumsi air putih maksimal hanya 1,5 liter per hari.

Angka tersebut diperoleh dari hasil penelitiannya sendiri sekitar 4 tahun silam terhadap para penghuni panti wredha di Jakarta.

Selama ini yang kita tahu tentang kebutuhan cairan tubuh sehari-hari adalah sebanyak 2 liter air putih.

Tapi, ternyata takaran ini tidak berlaku untuk semua orang, seperti misalnya lansia. "Untuk lansia maksimal 1,5 liter minimal 1 liter. Kalau terlalu banyak (minum air putih), garamnya turun," ujar Parlindungan.

Hal sama juga disampaikan Ketua Nefrologi Indonesia (Pernefri), dr. Dharmeizar, SpPD-KGH.

Dokter dari Divisi Ginjal-Hipertensi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM ini mengatakan, usia dewasa yang mengonsumsi air secara berlebihan juga dapat mengalami gangguan kesehatan.

"Ada orang masuk emergency karena kejang-kejang. Ternyata garamnya rendah sekali. Ukuran normalnya 140, dia hanya 100. Ketika ditanya ternyata dia mengonsumsi air tiga liter bahkan sampai 5 liter sehari," tuturnya.

Baca Juga: Simak! Berikut 25 Lokasi Ruas Jalan yang Ditiadakan Ganjil Genap saat Libur Imlek dan Isra Mikraj Selama 3 Hari

Dharmeizar menganjurkan, untuk orang dewasa di bawah 60 tahun, asupan cairan dua liter per hari sudah cukup.

Tapi, jika aktivitasnya tinggi, asupan cairan harus ditambah lagi. "Kalau dia olahragawan kebutuhannya akan lebih banyak," ungkapnya.

Meskipun minum air putih terbukti ampuh mencegah penyakit seperti batu ginjal dan infeksi saluran kemih, tapi semakin bertambahnya usia, sebaiknya tidak terlalu banyak minum air putih, tetapi juga jangan sampai kurang minum.

Ia mengatakan, dengan bertambahnya usia, fungsi ginjal mulai menurun sehingga perlahan-lahan mulai muncul penyakit-penyakit yang memengaruhi ginjal.

Baca Juga: Pemprov DKI Hadirkan Beragam Hiburan Menarik di Festival Bandeng Rawa Belong, Bakal Dihadiri Pramono-Rano hingga Fauzi Bowo

"Dengan kinerja ginjal yang menurun, jika dibebankan dengan banyak minum air putih maka orang yang lanjut usia dapat lemas dan jatuh," pungkasnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.