Simak! Dishub DKI Tutup Sejumlah Gerbang Tol Dalam Kota Karena Masih Dalam Perbaikan Pasca Dibakar Pendemo, Berikut Alternatifnya

AKURAT JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta melakukan rekayasa penutupan sejumlah gerbang tol (GT) dalam kota yang masih dalam perbaikan.
Perbaikan dilakukan imbas pengerusakan oleh oknum massa aksi demo di sejumlah titik Jakarta pada Agustus 2025 lalu.
"Sehubungan dengan akan dilaksanakannya Penutupan Sementara Gerbang di Ruas Tol Dalam Kota, berikut merupakan lokasi dan waktu pelaksanaan penutupan gerbang di ruas tol dalam kota," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, dalam keterangannya, Senin (29/9/2025).
Adapun sejumlah GT dalam kota yang dilakukan yang dilakukan rekayasa penutupan yaitu sebagai berikut:
a. Gerbang Tol Semanggi 1 dan Semanggi 2:
29 September 2025 pukul 05.00 WIB (Situasional diberlakukan rekayasa lalu lintas)
b. Gerbang Tol Kuningan 1:
29 September 2025 Pukul 05.00 WIB
c. Gerbang Tol Slipi 1:
29 September 2025 pukul 05.00 WIB
d. Gerbang Tol Pejompongan:
29 September 2025 - 4 Oktober 2025
e. Gerbang Tol Senayan:
29 - 30 September 2025
* Tidak ada penutupan
* Pengoperasian parsial
Baca Juga: 8 Buah Khas Jakarta yang Semakin Langka dan Hampir Terlupa
Lanjut Syafrin, adapun GT alternatif bagi masyarakat atas penutupan dan pengalihan Gerbang Tol yaitu sebagai berikut:
1. Arus lalu lintas dari jalan arteri Jl. Letjen S. Parman menuju arah cawang dapat menggunakan Gerbang Tol Tanjung Duren atau Gerbang Tol Semanggi 1.
2. Untuk Gerbang Tol Semanggi 1, apabila ditutup disiapkan sodetan sehingga tetap dapat beroperasi 1 lajur meskipun sedang dilakukan perbaikan Gerbang Tol.
3. Arus lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto menuju arah Tangerang dapat menggunakan Gerbang Tol Senayan, atau arus lalu lintas dari Jl. MT Haryono/Cawang menuju pluit dapat menggunakan Gerbang Tol Tebet 1.
Diketahui, kemacetan parah terjadi di kawasan Semanggi hingga Slipi imbas penutupan Gerbang Tol Semanggi 1 pada Rabu (24/9/2025) sore hingga malam.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyesalkan atas penutupan gerbang tol tersebut yang rusak imbas aksi demonstrasi pada Agustus 2025 lalu.
Ia menilai, penanganan untuk perbaikan Gerbang Tol Semanggi 1 dan 2 begitu lama yang menyebabkan kemacetan parah.
"Jadi kemarin itu memang ada perbaikan di pintu Semanggi 1 dan Semanggi 2. Memang saya sendiri juga menyesalkan itu terjadi. Karena penanganan yang cukup lama, kemudian mengakibatkan kemacetan kemana-mana," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (25/9/2025) lalu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



