Transjakarta Catat 6.793 Barang Penumpang Tertinggal Sepanjang Tahun 2025, Sebanyak 1.802 Kembali ke Pemilik Melalui Proses Ketat

AKURAT JAKARTA – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mencatat sebanyak 6.793 barang milik penumpang yang tertinggal di seluruh ekosistem layanannya sepanjang tahun 2025.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.802 barang berhasil dikembalikan kepada pemiliknya melalui proses verifikasi yang ketat dan transparan.
Data tersebut menjadi dasar penguatan layanan Lost and Found yang kini dikelola secara lebih sistematis, digital, dan berintegritas.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi, mengatakan pengelolaan ribuan barang tertinggal itu merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan dan hak pelanggan.
"Pengelolaan barang tertinggal dilakukan secara sistematis, digital, dan berbasis prosedur yang jelas. Hal ini merupakan manifestasi dari nilai akuntabilitas Transjakarta," ujar Tjahyadi dalam keterangan resminya, Kamis (15/1/2026).
"Kami ingin memastikan bahwa setiap barang milik pelanggan dikelola dengan standar integritas tinggi," sambungnya.
Berdasarkan data operasional Transjakarta, jelasnya, temuan barang tertinggal paling banyak terjadi di layanan BRT Koridor 1 rute Blok M–Kota serta di Halte Integrasi CSW. Kedua lokasi tersebut merupakan titik dengan mobilitas pelanggan yang tinggi.
Sebagai bagian dari penerapan Good Corporate Governance (GCG), Transjakarta juga memberlakukan aturan masa simpan barang tertinggal.
Barang yang tidak diambil oleh pemiliknya dalam jangka waktu 90 hari kerja akan diproses lebih lanjut sesuai standar operasional prosedur dan ketentuan perundang-undangan.
"Barang yang tidak diambil akan kami proses, baik melalui pemusnahan maupun dihibahkan untuk kepentingan sosial," kata Tjahyadi.
Ia menambahkan, mekanisme hibah tersebut selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), karena barang yang masih layak pakai dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan sekaligus mengurangi potensi limbah.
Transjakarta mengimbau pelanggan untuk selalu memeriksa kembali barang bawaannya sebelum meninggalkan bus maupun halte.
"Pelanggan yang kehilangan barang dapat melapor kepada petugas di lapangan atau melalui kanal resmi Customer Care Transjakarta," tandasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe di UNL, 6 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 2Prediksi Skor Kroasia vs Spanyol di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan 0-7?
- 3Prediksi Skor Inggris vs Ceko di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah The Three Lions Lanjutkan Tren Gemilang?
- 4Raker HAPPI Jatim 2026, Prof Zainul Hidayah Terpilih Jadi Ketua
- 5Kebakaran Menteng Atas: 74 Warga Masih Mengungsi, Golkar DKI Siapkan Konsumsi dan Kebutuhan Mendesak Lainnya
- 6Pimpin Apel Oktober 2026, Bupati Tangerang Beri Peringatan Keras: Tak Boleh Ada Asbak di Ruang Pelayanan
- 7Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Tapi Mengapa Ranking FIFA Indonesia Tidak Naik? Ini Penjelasannya!
- 8Tinjau Kebakaran di Menteng Atas, Legislator Golkar Basri Baco Dorong Mobil Pemadam Ada di Tiap Kelurahan
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





