Ada Demo Buruh Depan DPR, Sejumlah Rute Transjakarta Alami Perubahan Layanan, Berikut Daftarnya

AKURAT JAKARTA - Sejumlah rute Transjakarta mengalami penyesuaian, imbas adanya demo buruh di sekitar kawasan MPR/DPR, Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (6/11/2025).
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan permohonan maaf atas penyesuaian rute imbas demo tersebut.
"Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan mengimbau pelanggan untuk terus update informasi seputar rute dan layanan Transjakarta di aplikasi TJ: Transjakarta serta sosial media resmi Transjakarta," ujar Ayu dalam keterangannya, Kamis (6/11/2025).
Baca Juga: 7 Strategi Networking Ala Introvert agar Tetap Nyaman dan Efektif
Ia berharap agar pelanggan dapat menyesuaikan perjalanan, dan layanan akan dinormalkan segera setelah kondisi lalu lintas memungkinkan.
Adapun sejumlah rute Transjakarta yang mengalami penyesuaian yaitu sebagai berikut:
1. Koridor 9 dan Rute 9A sementara tidak melayani Halte Gerbang Pemuda s/d Petamburan arah Pluit.
2. Rute 1B: Tosari - Stasiun Palmerah dan 1F: Bundaran Senayan - Stasiun Palmerah sementara tidak melayani pelanggan.
3. Rute 8N: Kebayoran - Petamburan Via Asia Afrika mengalami perpendekan jalur, sementara arah Petamburan tidak melayani bus stop MPR 1 s/d Hotel Mulia.
4. Rute 3F, 10H, 1W, T31, S61 sementara arah grogol tidak melayani Halte Gerbang Pemuda dan Halte Petamburan.
Diketahui, ribuan buruh yang merupakan massa dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (6/11/2025) siang.
Para buruh nampak kompak menggunakan pakaian serba merah, dan beberapa membawa bendera serta panji yang bertuliskan "KASBI".
Ada 10 tuntutan utama dalam aksi hari ini, yakni menuntut pemerintah untuk sahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan Pro Buruh, berlakukan upah layak nasional dan naikkan upah 2026 minimal 15 persen, hapus sistem kerja kontrak, outsourcing, pemagangan eksploitif, dan kemitraan palsu ojol.
Lalu, lindungi buruh perempuan dan segera ratifikasi Konvensi ILO 190, buruh juga menuntut sediakan Day Care murah dan berkualitas, serta ruang laktasi.
Pemerintah diminta menjamin hak buruh perkebunan, pertanian, pertambangan, pendidikan dan kesehatan.
"Tujuh, lindungi buruh migran dan pekerja perikanan serta ratifikasi Konvensi ILO 188. Turunkan harga sembako, BBM, TDL, dan tarif tol," ungkapnya.
"Hentikan represi dan kriminalisasi gerakan rakyat, bebaskan seluruh tahanan aksi. Stop perang, blokade ekonomi, dan genosida, dukung kemerdekaan Palestina," kata Sunarno. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








