BMKG Prediksi Jakarta Dilanda Suhu Panas Ekstrem hingga Hari Lebaran, Dinkes DKI Ingatkan Resiko Heatstroke

AKURAT JAKARTA – Warga Jakarta diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kesehatan dalam beberapa hari ke depan, hingga hari raya Idul Fitri.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu udara di wilayah ibu kota diprediksi akan meningkat signifikan akibat fenomena cuaca panas.
Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung selama satu hingga tiga hari ke depan. Masyarakat diimbau melakukan langkah antisipasi guna menghindari dampak buruk cuaca ekstrem bagi tubuh.
Pemprov DKI Siagakan Fasilitas Kesehatan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa pemerintah provinsi terus memantau perkembangan cuaca ini secara intensif.
Meski suhu udara terasa menyengat, ia meminta warga untuk tetap tenang, namun tetap bersiap diri.
"Seluruh fasilitas kesehatan di bawah naungan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam posisi siaga untuk melayani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem ini," ujar Pramono.
Bahaya Heatstroke dan Gangguan Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa paparan suhu tinggi yang berlebihan bukan sekadar masalah gerah biasa.
Karena hal ini dapat memicu gangguan fungsi tubuh serius, mulai dari dehidrasi hingga kondisi fatal seperti heatstroke.
"Paparan dari cuaca panas yang tinggi juga bisa memicu pusing, kram otot, gangguan kardiovaskular, pernapasan, dan iritasi kulit," ucap Ani dikutip dari Antara, Selasa (17/3/2026).
Dinkes memberikan perhatian khusus pada kelompok berisiko tinggi, di antaranya: Pekerja lapangan yang terpapar matahari langsung, anak-anak dan ibu hamil, serta kelompok lanjut usia (lansia).
Tips Menghadapi Cuaca Panas Ekstrem
Untuk mencegah dampak buruk, berikut adalah langkah pencegahan yang disarankan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta:
Cukupi Cairan Tubuh: Tingkatkan konsumsi air putih secara rutin untuk menjaga hidrasi.
Batasi Kafein dan Garam: Kurangi minuman bersifat diuretik seperti kopi dan teh, serta hindari makanan tinggi garam.
Gunakan Pelindung: Gunakan topi atau payung saat beraktivitas di luar ruangan.
Kurangi Aktivitas Berat: Batasi aktivitas fisik yang terlalu berat pada siang hari saat matahari sedang terik.
Baca Juga: Rahasia Menghemat Gas LPG Saat Memasak, Ternyata Caranya Sederhana
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini dan segera mendatangi puskesmas atau rumah sakit terdekat jika merasakan gejala pusing atau lemas yang tidak biasa. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 5Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 6Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 7Prediksi Skor Bayern Munich vs Union Berlin di Bundesliga, 19 September 2026: Mampukah Die Eisernen Tahan Gempuran Tuan Rumah?
- 8Prediksi Skor Osasuna vs Rayo Vallecano di La Liga, 19 September 2026: Duel Dua Tim dengan Tujuh Poin di El Sadar
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





