Jakarta

BRIN Prediksi Indonesia Bakal Dilanda El Nino Godzilla 2026, Waspadai Kemarau Ekstrem Sebabkan Sejumlah Penyakit Ini

M Rahman Akurat | 24 Maret 2026, 15:03 WIB
BRIN Prediksi Indonesia Bakal Dilanda El Nino Godzilla 2026, Waspadai Kemarau Ekstrem Sebabkan Sejumlah Penyakit Ini
Ilustrasi - Kemarau panjang sebabkan kekeringan.

AKURAT JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengeluarkan peringatan dini terkait fenomena iklim ekstrem yang akan melanda Indonesia tahun ini.

Fenomena El Nino dengan intensitas kuat, atau yang sering dijuluki sebagai El Nino "Godzilla", diprediksi akan memicu musim kemarau yang jauh lebih panjang dan kering.

Periset Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Erma Yulihastin, menjelaskan bahwa fenomena ini terjadi akibat anomali pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik ekuator yang sangat signifikan.

Baca Juga: 7 Tips Liburan Lebaran Bareng Anak agar Aman dan Nyaman, Kata Menpar Ini yang Wajib Kamu Ketahui!

"Kondisi ini menyebabkan musim kemarau di Indonesia menjadi lebih panjang dan kering," tulis Erma melalui akun resmi Instagram @brin_indonesia, dikutip pada Selasa (24/3/2026).

Kombinasi El Nino Godzilla dan IOD Positif

Situasi iklim di Indonesia tahun ini kian menantang dengan munculnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif.

Kombinasi antara El Nino Godzilla dan IOD positif mengakibatkan awan hujan lebih banyak terkonsentrasi di Samudera Pasifik.

Dampaknya, wilayah Indonesia, terutama bagian barat dan selatan, akan mengalami kekosongan awan dan curah hujan yang sangat minim dalam waktu lama.

Baca Juga: Sejarah Ketupat Lebaran yang Jarang Diketahui, Ternyata Punya Makna Mendalam!

Bahaya Kesehatan Akibat Cuaca Panas Ekstrem

Selain dampak lingkungan seperti kekeringan, suhu panas menyengat yang menyertai El Nino Godzilla membawa risiko serius bagi kesehatan.

Berikut adalah beberapa masalah medis akibat cuaca panas yang perlu diwaspadai:

  1. Serangan Migrain

Paparan suhu tinggi dan kelembapan yang ekstrem dapat memicu sakit kepala hebat. Sebuah studi tahun 2023 menunjukkan bahwa cuaca panas merupakan salah satu pemicu utama serangan migrain bagi ribuan orang.

  1. Serangan Jantung

Saat suhu lingkungan melebihi suhu tubuh normal, jantung harus bekerja ekstra keras dan berdetak lebih cepat untuk mengedarkan darah ke kulit demi proses pendinginan (keringat). Beban kerja yang berat ini meningkatkan risiko fatalitas bagi penderita gangguan jantung.

  1. Stroke

Panas ekstrem memberikan tekanan hebat pada sistem pembuluh darah. Risiko ini meningkat drastis pada lansia, terutama mereka yang sudah memiliki riwayat tekanan darah tinggi.

  1. Heat Stroke (Sengatan Panas)

Ini adalah kondisi darurat medis. Tanda-tandanya meliputi perubahan perilaku, bicara melantur, kebingungan, hingga kejang. Jika tidak segera ditangani, heat stroke bisa berakibat fatal.

  1. Gangguan Tekanan Darah

Suhu panas bisa menyebabkan tekanan darah menjadi terlalu rendah (akibat kehilangan cairan melalui keringat) atau justru melonjak naik karena tubuh dipaksa bekerja keras untuk mendinginkan suhu internal.

  1. Dehidrasi Akut

Dehidrasi terjadi ketika cairan yang keluar melalui keringat tidak sebanding dengan air yang dikonsumsi. Gejalanya mulai dari mulut kering dan pusing, hingga detak jantung yang meningkat tajam akibat kekurangan volume darah.

Baca Juga: One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Dimulai Hari Ini Pukul 14.00 WIB, Kakorlantas Imbau Pemudik Tak Berhenti Istirahat di Bahu Jalan

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menjaga kecukupan asupan air putih, menghindari paparan matahari langsung pada jam-jam ekstrem, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala di atas. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.