Temukan 4 Kasus di Jakarta, Dinkes DKI Minta Warga Waspada Ancaman Hantavirus

AKURAT JAKARTA – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengonfirmasi temuan empat kasus hantavirus di wilayah Ibu Kota sepanjang 2026.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan namun tetap tenang.
Penyebaran virus yang ditularkan melalui tikus ini, tiga pasien dilaporkan telah sembuh setelah mengalami gejala ringan.
Sementara satu pasien lainnya saat ini masih berstatus suspek dan tengah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Ani Ruspitawati menjelaskan bahwa hantavirus bukanlah penyakit baru, namun pemantauan terus dilakukan secara intensif setiap tahun.
Virus ini menular dari hewan pengerat (tikus) ke manusia melalui kontak langsung maupun tidak langsung.
Media Penularan: Air liur, air seni, dan kotoran tikus.
Risiko Udara: Partikel atau debu yang terkontaminasi kotoran tikus dan terhirup oleh manusia.
Langkah Pencegahan: PHBS dan Alat Pelindung
Kadinkes menekankan bahwa kunci utama pencegahan adalah penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Ia meminta warga untuk lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area-area yang berpotensi menjadi sarang tikus.
"Yang penting sebetulnya tidak perlu panik, tapi waspada. Masyarakat harus membiasakan cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas. Jika bekerja di tempat kotor atau area yang ada kemungkinan terkontaminasi tikus, jangan lupa gunakan masker dan alat pelindung," kata Ani di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (11/5).
Selain perlindungan diri, Dinkes DKI Jakarta juga menyoroti pentingnya pengendalian populasi tikus di lingkungan pemukiman dan tempat kerja.
Pembersihan lingkungan secara rutin menjadi langkah krusial agar tidak ada debu terkontaminasi yang terhirup oleh warga.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan terus memonitor perkembangan kasus ini guna mencegah terjadinya penyebaran yang lebih luas di tengah masyarakat.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


