Jakarta

Tips Menyimpan Daging Kurban agar Awet hingga Berbulan-bulan

Yusuf Doank | 30 Mei 2026, 18:32 WIB
Tips Menyimpan Daging Kurban agar Awet hingga Berbulan-bulan
Daging Kurban

AKURAT JAKARTA – Menyimpan sisa daging kurban yang belum habis disantap bisa menjadi tantangan tersendiri.

Jika tidak ditangani dengan benar, kualitas daging akan cepat menurun dan rawan menjadi sarang bakteri.

Sebaliknya, penanganan dan metode penyimpanan yang tepat dapat membuat daging kurban tetap segar dan awet hingga berbulan-bulan.

Baca Juga: Sinopsis Film Badut Gendong, Ketika Duka Pengamen Berubah Jadi Teror Horor

Berikut adalah beberapa tips praktis menyimpan daging kurban yang aman dan tahan lama di dalam kulkas:

1. Jangan Dicuci Sebelum Disimpan

Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan adalah mencuci daging kurban sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.

Mencuci daging justru dapat menambah kadar air, sehingga membuat daging menjadi lembap. Kondisi lembap ini sangat disukai oleh bakteri untuk berkembang biak dengan cepat.

Selain itu, air cucian berisiko menyebarkan bakteri ke peralatan dapur lainnya. Sebaiknya, cuci daging hanya saat Anda baru akan memasaknya.

2. Potong Daging Menjadi Ukuran Kecil

Sebelum masuk ke dalam wadah penyimpanan, potong-potong daging menjadi ukuran yang lebih kecil atau sesuai dengan takaran sekali masak.

Langkah ini bertujuan untuk memudahkan proses pencairan (thawing) nantinya. Dengan begitu, Anda hanya perlu mengambil daging seperlunya tanpa harus mencairkan seluruh stok daging yang ada.

3. Gunakan Wadah Tertutup dan Kedap Udara

Masukkan potongan daging ke dalam wadah plastik transparan yang bersih, kering, dan memiliki penutup kedap udara.

Jika menggunakan kantong plastik, pastikan untuk mengeluarkan seluruh udara di dalamnya sebelum diikat rapat. Langkah ini penting untuk mencegah terjadinya freezer burn (kondisi di mana permukaan daging mengering dan mengkristal akibat terkena udara beku secara langsung).

4. Terapkan Sistem Chilling Sebelum Membekukan

Jangan langsung memasukkan daging segar ke dalam freezer yang bersuhu sangat dingin. Perubahan suhu yang terlalu drastis dapat merusak tekstur dan kualitas serat daging.

Letakkan wadah daging di dalam chiller atau rak kulkas biasa terlebih dahulu selama 2-4 jam agar suhunya turun perlahan, baru kemudian pindahkan ke dalam freezer.

5. Atur Suhu Freezer dengan Tepat

Untuk penyimpanan jangka panjang, pastikan freezer Anda bekerja dengan optimal pada suhu ideal, yaitu minimal minus 18 derajat Celsius (-18°C).

Pada suhu beku ini, aktivitas mikroorganisme dan bakteri pembusuk akan terhenti sepenuhnya, sehingga daging aman disimpan hingga hitungan bulan tanpa kehilangan nilai gizinya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y