Jakarta

Sinopsis Film Badut Gendong, Ketika Duka Pengamen Berubah Jadi Teror Horor

Yusuf Doank | 30 Mei 2026, 18:29 WIB
Sinopsis Film Badut Gendong, Ketika Duka Pengamen Berubah Jadi Teror Horor
Badut Gendong

AKURAT JAKARTA – Film horor terbaru berjudul Badut Gendong merupakan proyek ekspansi atau spin-off dari Jagat Sinema Qodrat yang sukses mencuri perhatian pencinta film beberapa waktu lalu.

Disutradarai oleh Charles Gozali, Badut Gendong mengambil sudut pandang yang bertolak belakang dari film pendahulunya.

Jika Qodrat berfokus pada sisi religius Ustaz Qodrat, film ini justru menyoroti sudut pandang sang antagonis.

Baca Juga: Film Dokumenter Pesta Babi Tayang di YouTube, Ini Link Nonton Gratis

Kisahnya mengikuti perjalanan tragis dua seniman jalanan yang memicu bangkitnya kekuatan jahat, berakar dari ritual kuno, cerita rakyat, dan dendam membara.

Sinopsis Film Badut Gendong

Cerita berpusat pada kehidupan Darso (Marthino Lio), seorang pria yang sehari-hari mengadu nasib sebagai pengamen jalanan di balik kostum badut gendong.

Impian Darso untuk memberikan kehidupan yang lebih layak bagi keluarganya mendadak sirna dalam satu malam.

Istrinya, Darsi (Dayinta Melira), yang sedang mengandung anak pertama mereka, menjadi korban kekejaman kawanan preman. Insiden tragis tersebut merenggut nyawa Darsi beserta bayi dalam kandungannya.

Didera kesedihan dan keputusasaan yang mendalam, Darso menyembunyikan jasad istrinya di dalam boneka badut besar miliknya, lalu memutuskan untuk pulang ke kampung halaman.

Namun, setibanya di sana, Darso mendapati desanya sedang dilanda kekacauan besar akibat ulah developer serakah yang memicu kemarahan warga.

Situasi semakin mencekam ketika tetua adat desa tersebut memimpin sebuah ritual kuno untuk merapalkan kutukan.

Bukannya membawa solusi, ritual itu justru mendatangkan entitas gaib yang kejam dan penuh dendam. Di tengah amarah dan duka yang memuncak, Darso tidak menyadari bahwa dirinya telah terperangkap dalam kuasa kegelapan yang bersumber dari belahan jiwa yang paling dicintainya.

Karakter utama dalam film ini terinspirasi dari kesenian jalanan tradisional khas Jawa Tengah yang dikenal dengan nama ledek gogek.

Kesenian ini menggunakan boneka yang diikatkan di bagian depan tubuh penari, sehingga memberikan visualisasi unik seolah-olah penari tersebut sedang digendong.

Selain dibintangi oleh Marthino Lio dan Dayinta Melira, film produksi Magma Entertainment ini juga diperkuat oleh deretan aktor ternama, seperti Clara Bernadeth, Derby Romero, Iskak Khivano, serta aktor senior Barry Prima dan Jose Rizal Manua.

Film Badut Gendong sudah dapat disaksikan di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai Rabu (27/5/2026). (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y