Jakarta

Asyik! Ancol Bakal Terapkan Zona Bebas Tiket Masuk, Pengunjung Hanya Bayar Parkir Kendaraan

Laode Akbar | 23 Juni 2026, 13:13 WIB
Asyik! Ancol Bakal Terapkan Zona Bebas Tiket Masuk, Pengunjung Hanya Bayar Parkir Kendaraan
Kawasan Pantai Ancol yang selalu ramai pengunjung.

AKURAT JAKARTA – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk tengah mengkaji skema baru akses masuk kawasan Ancol yang memungkinkan pengunjung tidak lagi dikenakan tiket masuk.

Direktur Utama Ancol, Syahmudrian Lubis, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan peninjauan terhadap sistem tarif yang berlaku di kawasan wisata tersebut.

Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah penerapan zona tertentu yang hanya mengenakan biaya parkir kendaraan tanpa tiket masuk bagi pengunjung perorangan.

Baca Juga: Jelang Porwanas 2027 di Lampung, Tim Catur DKI Jakarta Gelar Seleksi, Libatkan Wasit PB Percasi

"Untuk tarifnya saat ini kami sedang melakukan suatu review untuk bagian-bagian Ancol yang mungkin kita tidak melakukan tarif kepada orang, tapi ada special zone di mana itu nanti akan dilakukan pemberlakuan untuk parkir saja. Orang-orangnya sudah tidak dikenai lagi untuk masuk ke sana," kata Winarto usai peresmian integrasi kawasan JIS-Ancol dan aktivasi Stasiun JIS, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, skema tersebut tidak akan berlaku untuk seluruh kawasan Ancol. Pengunjung yang ingin menikmati wahana rekreasi di dalam kawasan tetap akan dikenakan tarif sesuai ketentuan yang berlaku saat ini.

"Tapi untuk bagian-bagian yang masuk ke dalam wahana itu tetap memberlakukan seperti existing punya sistem seperti itu," ujarnya.

Winarto menjelaskan, nantinya akan ada pemisahan akses masuk antara pengunjung yang hendak menuju area umum dan pengunjung yang langsung menuju wahana berbayar.

"Nanti ada dua pintu. Ada pintu yang berbayar khusus langsung masuk ke wahana, ada juga nanti pintu yang orang-orang yang tidak berbayar, hanya kita kenakan parkir saja," tuturnya.

Baca Juga: Hasil Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Fennec Foxes Bangkit, Al-Nashama Tersingkir

Ia menambahkan, kajian tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama para pendukung Persija Jakarta atau Jakmania yang kerap memanfaatkan kawasan Ancol sebagai akses menuju JIS.

"Ini lagi kita review, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa meng-address Jakmania punya kepentingan," ucapnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meresmikan Infrastruktur Terpadu Jakarta International Stadium (JIS)–Ancol yang mencakup aktivasi Stasiun KRL JIS, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) penghubung, serta Gerbang Ancol dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta, Senin (22/6/2026).

Peresmian yang dilakukan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di kawasan Stasiun KRL JIS, Jakarta Utara, itu menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarkawasan sekaligus mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik.

Pramono mengatakan pembangunan Jakarta tidak hanya berorientasi pada penambahan infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan konektivitas yang menghubungkan berbagai pusat aktivitas warga.

Baca Juga: Kompak Naik! Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian Hari Ini Masuk Zona Hijau

Menurutnya, keterpaduan antara Jakarta International Stadium (JIS), Ancol, dan jaringan transportasi publik menjadi langkah penting untuk menciptakan mobilitas yang lebih mudah, nyaman, dan efisien.

"Karena itu, konektivitas antara JIS, Ancol, dan transportasi publik menjadi langkah penting dalam mewujudkan Jakarta yang lebih modern dan nyaman," kata Pramono. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.