Fix! Muktamar NU Digelar di Ponpes Tambakberas Jombang, Ini Profil dan Sejarah Pesantren Berusia 200 Tahun Itu

AKURAT JAKARTA - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi akan digelar pada 27 hingga 30 Agustus 2026 di Pondok Pesantren (Ponpes) Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Keputusan krusial ini diambil dalam rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang dipimpin langsung oleh Rais Aam PBNU, KH Miftachul Ahyar, pada Selasa malam (7/7/2026).
Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, mengonfirmasi bahwa rapat tersebut berhasil menjawab teka-teki mengenai lokasi sekaligus memastikan waktu pelaksanaan forum tertinggi organisasi berlambang bola dunia ini.
Dengan ditetapkannya jadwal dan tempat kegiatan, seluruh jajaran pengurus NU di tingkat wilayah (PWNU) dan cabang (PCNU) kini diinstruksikan untuk sepenuhnya fokus pada agenda persiapan.
Profil Ponpes Tambakberas
Ponpes Tambakberas juga disebut sebagai Ponpes Bahrul Ulum. Lokasinya di Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, Jawa Timur.
Ponpes Tambakberas didirikan oleh KH Abdus Salam sekitar tahun 1825. Artinya, Ponpes tersebut telah berusia lebih dari 200 tahun.
Awalnya, KH Abdus Salam bersama 25 pengikutnya, membangun perkampungan santri dengan sebuah mushala dan pondok sementara yang disebut pondok pesantren Slawean.
Slawean berasal dari bahasa Jawa yaitu Slawe yang artinya 25. Pondok tersebut jadi tempat Kiai Salam mengajarkan ilmu syariat, hakikat, dan kanuragan.
Baca Juga: Asosiasi Petani Cengkeh Tolak Aturan Penyeragaman Kemasan Rokok, Khawatir Berpotensi Ganggu IHT
Silsilah KH Abdus Salam, Pendiri Ponpes Tambakberas
KH Abdus Salam sendiri dikenal sebagai keturunan Raja Brawijaya dari Majapahit. Nama KH Abdus Salam lebih dikenal dengan nama Shochah atau Kyai Shoichah yang kemudian menikahi seorang putri dari Kota Demak, yaitu Muslimah.
Dari pernikahannya, KH Abdus Salam dikaruniai putri dan putri yang bernama Laiyyinah, Fatimah, Abu Bakar, Murfu'ah, Jama'ah, Mustaharoh, Aly ma'un, Fatawi, dan Abu Sakur.
Dari silsilahnya, KH Abdus Salam adalah putra dari Kiai Abdul Jabbar atau Pangeran Sumoyudo. Kiai Jabbar sendiri cucu dari Penguasa Pajang, Sultan Hadiwijoyo atau Joko Tingkir. Kakek Kiai Jabbar adalah Pangeran Benowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 8Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


