Imbas Gejolak Minyak Dunia: Menteri ESDM Buka Suara Soal Tarif BBM dan LPG Subsidi

AKURAT JAKARTA — Pemerintah menegaskan komitmennya untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi maupun Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg.
Keputusan ini diambil di tengah ketidakpastian pasar minyak global yang dipicu oleh tingginya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa kebijakan tarif energi bersubsidi saat ini masih mengacu pada ketetapan yang telah berjalan.
"Kami dapat memastikan bahwa untuk harga BBM subsidi tidak ada kenaikan, sesuai dengan apa yang sudah diputuskan seperti sekarang. Jadi tidak ada kenaikan untuk BBM subsidi, termasuk di dalamnya adalah LPG subsidi," ujar Bahlil usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Stok Energi Nasional Dipastikan Aman
Di tengah harga minyak mentah internasional yang bergerak sangat fluktuatif, Bahlil menegaskan bahwa pasokan energi di dalam negeri berada pada tingkat yang sangat aman.
Cadangan BBM, minyak mentah (crude oil), hingga LPG nasional dipastikan berada di atas standar batas minimum yang ditetapkan pemerintah.
"Geopolitik peperangan yang ada di Timur Tengah belum selesai, tapi kami menyampaikan bahwa untuk stok BBM kita dan crude insya Allah di atas standar minimum nasional, termasuk kondisi LPG. Namun, harganya memang masih naik-turun di pasar global," jelasnya.
Rincian Tarif BBM Subsidi Saat Ini
Dengan adanya kepastian ini, masyarakat dipastikan tetap menikmati tarif BBM bersubsidi tanpa pergeseran harga, yaitu:
Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
Bio Solar: Rp6.800 per liter
Langkah ini diambil pemerintah guna menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan gejolak ekonomi global. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




