Jakarta

Wisata Flores Mulai Normal Setelah Gempa, Tapi Akses ke Sejumlah Destinasi Masih Terkendala

Anggerhana Denni Rahmawati | 20 Agustus 2026, 19:15 WIB
Wisata Flores Mulai Normal Setelah Gempa, Tapi Akses ke Sejumlah Destinasi Masih Terkendala
Pariwisata Flores Mulai Pulih pasca gempa. - kemenpar.go.id

AKURAT JAKARTA - Gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) tidak sepenuhnya menghentikan aktivitas pariwisata di wilayah tersebut.

Sejumlah destinasi mulai kembali menerima wisatawan, terutama di kawasan Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo.

Namun, kondisi itu belum berarti seluruh destinasi wisata di Flores telah kembali normal.

Beberapa kawasan masih ditutup karena kerusakan, longsoran, maupun kebutuhan pemeriksaan keselamatan.

Kementerian Pariwisata bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) terus memantau kondisi destinasi, akomodasi, dan akses transportasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan wisatawan dapat kembali berkunjung tanpa mengabaikan faktor keselamatan.

Di kawasan Labuan Bajo, Pelabuhan Marina Labuan Bajo sudah kembali beroperasi.

Akses pelayaran menuju Taman Nasional Komodo juga telah dibuka.

Sejumlah destinasi seperti Pulau Padar, Loh Liang di Pulau Komodo, Loh Buaya di Pulau Rinca, dan Gili Lawa kembali menerima wisatawan.

Destinasi lain seperti Pulau Kelor dan Kampung Adat Todo di Manggarai juga telah beroperasi.

Baca Juga: Gunung Arjuno-Welirang Ditutup karena Kebakaran, Tiket Pendaki Tak Langsung Hangus

Sementara Batu Cermin kembali dibuka sejak Minggu (16/8/2026).

Dari sektor akomodasi, sebagian besar hotel besar di Manggarai Barat dilaporkan berada dalam kondisi aman dengan kerusakan ringan.

Namun, tidak semua penginapan bernasib sama.

Hotel Jayakarta masih harus ditutup sementara karena mengalami kerusakan struktural berat.

Kondisi serupa terjadi pada sejumlah destinasi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.