Warga Ungkap Pedagang Ikan di Pinggir Jalan Depan Pasar Kramat Jati Pernah Dipindah, Tapi Kembali Jualan di Lokasi Itu

AKURAT JAKARTA – Rencana pemindahan pedagang ikan dari area depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, ke dalam pasar disebut bukan hal baru.
Warga sekitar mengungkap, pedagang ikan sebelumnya sudah pernah diarahkan untuk berjualan di dalam pasar. Namun, setelah dipindahkan, mereka kembali berjualan di area depan pasar.
Hal itu disampaikan Rika (37), warga yang tinggal di sekitar Pasar Kramat Jati. Ia mengatakan pola tersebut sudah terjadi sejak lama.
"Dari dulu. Dari dulu, tetap aja ntar ujungnya keluar lagi," kata Rika saat ditemui Akurat Jakarta di sekitar Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (21/8/2026).
Rika berharap, apabila pedagang kembali dipindahkan ke dalam pasar, penataan kali ini dapat benar-benar diterapkan sehingga pedagang tidak kembali menempati area depan pasar.
"Ya harapannya sih jangan dibawa keluar lagi sih kayak dulu, tapi nanti balik lagi ke luar," ujarnya.
Menurut Rika, dirinya sangat mendukung apabila pedagang ikan berjualan di dalam pasar.
Ia menilai lokasi tersebut lebih tepat untuk aktivitas perdagangan dibandingkan area jalan di depan pasar.
"Setuju, setuju banget (relokasi pedagang ke dalam pasar)," tuturnya.
Rika mengaku mengetahui aktivitas pedagang ikan karena lokasi tersebut berada tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Ia berharap penataan pedagang tidak hanya dilakukan sesaat, tetapi dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Sebelumnya, aktivitas pedagang ikan di sekitar depan Pasar Kramat Jati menjadi sorotan setelah seorang pelajar berinisial HH (17) meninggal dunia dalam kecelakaan di Jalan Raya Bogor, depan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (17/8/2026).
Kondisi tersebut turut mendorong perhatian terhadap penataan aktivitas perdagangan di sekitar kawasan pasar.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta pedagang yang berjualan di luar area Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, segera ditertibkan dan diarahkan masuk ke dalam pasar.
Baca Juga: Menuju 70 Tahun, Astra Luncurkan Logo Spesial dan Salurkan Bantuan Gempa NTT
Pramono mengatakan, kondisi aktivitas perdagangan di luar pasar dapat mengganggu lalu lintas, terlebih ketika terdapat air yang membuat permukaan jalan licin.
"Yang pertama sudah dilakukan koordinasi dengan Wali Kota dan Dirut Pasar Jaya. Sudah diminta untuk pedagang yang berada di luar yang bisa mengganggu lalu lintas karena airnya membuat licin dan sebagainya segera diminta untuk masuk ke dalam," kata Pramono, Kamis (20/8/2026) kemarin. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





