Tak Punya Uang Bukan Berarti Tak Bisa Ikut Sekolah Kedinasan, Ada Jalur Tarif Rp0

AKURAT JAKARTA - Biaya seleksi sekolah kedinasan selama ini menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan calon peserta.
Selain harus memenuhi persyaratan akademik dan administrasi, peserta juga perlu menyediakan dana untuk mengikuti tahapan seleksi tertentu.
Namun, kondisi ekonomi tidak seharusnya menjadi alasan seseorang kehilangan kesempatan sejak awal.
Karena itu, pemerintah menyediakan kebijakan tarif Rp0 untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) seleksi CAT BKN Sekolah Kedinasan 2026 bagi peserta yang memenuhi kriteria tertentu.
Kebijakan tersebut menarik karena tidak hanya menyasar peserta dari daerah tertinggal.
Peserta dari daerah nontertinggal yang berasal dari keluarga tidak mampu juga berkesempatan mendapatkan pembebasan biaya, meski jumlahnya dibatasi.
Seleksi sekolah kedinasan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pada tahapan tertentu, peserta dikenakan PNBP sebagai biaya layanan seleksi.
Besaran biaya tersebut dapat berbeda antara satu sekolah kedinasan dan lainnya.
Pada seleksi 2025, misalnya, biaya SKD di sejumlah sekolah kedinasan berada di kisaran Rp100.000, sedangkan beberapa sekolah menetapkan biaya seleksi yang lebih tinggi.
Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Hubungan Iran dan Negara Teluk Memburuk Imbas Konflik AS-Israel
Politeknik Keuangan Negara STAN menjadi salah satu contoh dengan biaya seleksi Rp400.000.
Politeknik Statistika STIS menetapkan biaya seleksi Rp300.000, sementara sejumlah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan juga memiliki biaya seleksi yang berbeda-beda.
Nominal tersebut mungkin terlihat tidak terlalu besar bagi sebagian keluarga.
Namun, bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas, biaya pendaftaran dan berbagai tahapan seleksi dapat menjadi pertimbangan tersendiri.
Di sinilah kebijakan tarif Rp0 menjadi penting.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Catat! 12 Spot Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Tangerang Raya, Cek Lokasinya Di Sini
- 2Prediksi Skor Kosovo vs Austria di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Dardanet Balas Kekalahan?
- 3Prediksi Skor Azerbaijan vs Lithuania di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe di UNL, 6 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Malta vs Andorra di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Dominasi?
- 6Info Lokasi Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Jakarta - Bandung, Cek di Sini!
- 7Prediksi Skor Kroasia vs Spanyol di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan 0-7?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Serbia di UNL, 5 Oktober 2026: Oranje Incar Kemenangan Kedua
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







