Jakarta

Tak Punya Uang Bukan Berarti Tak Bisa Ikut Sekolah Kedinasan, Ada Jalur Tarif Rp0

Anggerhana Denni Rahmawati | 22 Agustus 2026, 20:45 WIB
Tak Punya Uang Bukan Berarti Tak Bisa Ikut Sekolah Kedinasan, Ada Jalur Tarif Rp0
Keluarga kurang mampu bisa ikut seleksi sekolah kedinasan tanpa bayar PNBP. - Instagram @kejarkedinasan

AKURAT JAKARTA - Biaya seleksi sekolah kedinasan selama ini menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan calon peserta.

Selain harus memenuhi persyaratan akademik dan administrasi, peserta juga perlu menyediakan dana untuk mengikuti tahapan seleksi tertentu.

Namun, kondisi ekonomi tidak seharusnya menjadi alasan seseorang kehilangan kesempatan sejak awal.

Karena itu, pemerintah menyediakan kebijakan tarif Rp0 untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) seleksi CAT BKN Sekolah Kedinasan 2026 bagi peserta yang memenuhi kriteria tertentu.

Kebijakan tersebut menarik karena tidak hanya menyasar peserta dari daerah tertinggal.

Peserta dari daerah nontertinggal yang berasal dari keluarga tidak mampu juga berkesempatan mendapatkan pembebasan biaya, meski jumlahnya dibatasi.

Seleksi sekolah kedinasan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pada tahapan tertentu, peserta dikenakan PNBP sebagai biaya layanan seleksi.

Besaran biaya tersebut dapat berbeda antara satu sekolah kedinasan dan lainnya.

Pada seleksi 2025, misalnya, biaya SKD di sejumlah sekolah kedinasan berada di kisaran Rp100.000, sedangkan beberapa sekolah menetapkan biaya seleksi yang lebih tinggi.

Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Hubungan Iran dan Negara Teluk Memburuk Imbas Konflik AS-Israel

Politeknik Keuangan Negara STAN menjadi salah satu contoh dengan biaya seleksi Rp400.000.

Politeknik Statistika STIS menetapkan biaya seleksi Rp300.000, sementara sejumlah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan juga memiliki biaya seleksi yang berbeda-beda.

Nominal tersebut mungkin terlihat tidak terlalu besar bagi sebagian keluarga.

Namun, bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas, biaya pendaftaran dan berbagai tahapan seleksi dapat menjadi pertimbangan tersendiri.

Di sinilah kebijakan tarif Rp0 menjadi penting.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.