Masuk Desil 1-4 Belum Tentu Dapat Beasiswa, Ini Syarat yang Sering Terlewat

AKURAT JAKARTA - Mendapatkan beasiswa pemerintah bisa menjadi jalan bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan.
Namun, kesempatan tersebut tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik.
Kondisi ekonomi keluarga menjadi salah satu pintu penting yang harus diperhatikan.
Pemerintah menggunakan data kesejahteraan untuk menentukan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran berbagai bantuan pendidikan, seperti Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, LPDP Prasejahtera, hingga Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Salah satu istilah yang perlu dipahami calon pendaftar adalah desil ekonomi dalam Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Secara umum, desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah atau sangat miskin.
Desil 2 masuk kategori miskin, desil 3 hampir miskin, sedangkan desil 4 rentan miskin.
Kelompok tersebut menjadi sasaran utama berbagai bantuan pemerintah.
Namun, ada satu hal yang perlu digarisbawahi: masuk desil 1-4 tidak otomatis berarti seseorang pasti menerima beasiswa.
PIP: Ada Jalur Data dan Usulan
Pada Program Indonesia Pintar (PIP), peserta didik dari keluarga yang tercatat dalam data kesejahteraan menjadi salah satu kelompok yang berhak menerima bantuan.
Kelompok penerima dari data tersebut berada pada desil 1-4.
Selain itu, masyarakat miskin atau rentan miskin yang belum tercatat dalam data juga dapat diusulkan melalui dinas pendidikan atau pemangku kepentingan sesuai mekanisme yang berlaku.
Artinya, calon penerima yang tidak menemukan datanya dalam sistem tidak selalu berarti kesempatan mendapatkan PIP langsung tertutup.
KIP Kuliah Punya Syarat Tambahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






