Jakarta

Gempa Magnitudo 5,0 Kembali Guncang NTT Tadi Malam, Ini Penjelasan Lengkap BMKG

M Rahman Akurat | 26 Agustus 2026, 09:19 WIB
Gempa Magnitudo 5,0 Kembali Guncang NTT Tadi Malam, Ini Penjelasan Lengkap BMKG
Ilustrasi - Gempa kembali guncang NTT

AKURAT JAKARTA — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 kembali mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (25/8/2026) malam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di wilayah Timur Laut Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Berdasarkan data resmi dari BMKG, peristiwa alam ini terjadi tepat pada pukul 21.58 WIB. Posisi episentrum gempa terletak pada koordinat 7,97 Lintang Selatan (LS) dan 120,75 Bujur Timur (BT).

Baca Juga: Land Cruiser 300 GR-S HEV Tawarkan Desain Mewah Sporty Beraksen GR dan Mesin V6 Twin-Turbo Buas untuk Medan Ekstrem

Pusat dan Kedalaman Gempa Ruteng Manggarai

Titik koordinat tersebut menunjukkan pusat gempa berada di laut, berjarak sekitar 78 kilometer arah Timur Laut Ruteng, Manggarai, NTT.

BMKG mencatat gempa ini memiliki kedalaman yang cukup dangkal, yaitu 10 kilometer di bawah permukaan laut.

"#Gempa Mag:5.0, 25-Aug-2026 21:58:55WIB, Lok:7.97LS, 120.75BT (78 km Timur Laut Ruteng-Manggarai-NTT), Kedlmn:10 Km," tulis BMKG dalam keterangan resminya lewat akun media sosial.

Mengingat kedalamannya yang hanya 10 kilometer, guncangan ini masuk dalam kategori gempa bumi dangkal.

Gempa jenis ini umumnya memiliki potensi getaran yang cukup terasa di permukaan, meski dampak kerusakannya sangat bergantung pada kondisi geologis wilayah sekitar episentrum.

Baca Juga: Zaki Iskandar Minta Pemain Muda Punya Mimpi Besar, Target Main di Luar Negeri

Laporan Korban dan Kerusakan Bangunan

Hingga artikel ini diterbitkan, belum ada laporan resmi mengenai adanya korban jiwa, luka-luka, maupun kerusakan fasilitas dan bangunan akibat gempa di Manggarai tersebut.

Pihak berwenang setempat masih terus memantau situasi di lapangan. Meski demikian, BMKG memberikan catatan penting terkait informasi awal ini.

Karena mengutamakan kecepatan penyampaian informasi darurat kepada publik, data parameter gempa yang dirilis masih bisa berubah.

"Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tegas BMKG.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.