Jakarta

Wisata Flores Kembali Bergeliat Pascagempa, Namun Ada 22 Desa yang Belum Bisa Menerima Turis

Anggerhana Denni Rahmawati | 27 Agustus 2026, 09:30 WIB
Wisata Flores Kembali Bergeliat Pascagempa, Namun Ada 22 Desa yang Belum Bisa Menerima Turis
Sebagian destinasi wisata di Flores sudah mulai dibuka pasca terjadi gempa. - daftartour.co.id

AKURAT JAKARTA - Pariwisata di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), perlahan mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah diguncang gempa Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Namun, pulihnya aktivitas wisata ternyata belum berarti seluruh wilayah terdampak sudah kembali seperti semula.

Sebagian destinasi wisata telah menerima kunjungan, penerbangan mulai berjalan normal, dan puluhan desa wisata kembali membuka akses bagi wisatawan.

Di sisi lain, masih ada puluhan desa wisata yang belum beroperasi karena kondisi pascagempa masih perlu dipastikan.

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) bersama pemerintah daerah terus memantau kondisi pariwisata di sejumlah wilayah Flores.

Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, mengatakan aktivitas wisata di Kabupaten Manggarai Barat secara umum telah kembali berjalan.

Taman Nasional Komodo menjadi salah satu kawasan yang sudah kembali beroperasi.

Sejumlah destinasi lain seperti Gua Rangko, Compang Liang Ndara, Puncak Waringin, Agrowisata Ngalor Kalo, dan Batu Cermin juga telah menerima wisatawan.

Pemulihan tersebut terlihat dari aktivitas wisatawan di Labuan Bajo.

Pada Minggu (23/8/2026), arus keberangkatan wisatawan menuju kawasan Taman Nasional Komodo melalui Pelabuhan Marina Labuan Bajo terpantau normal dan kondusif.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah Kemas! Sistem Bagasi Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September

"Arus keberangkatan wisatawan menuju kawasan Taman Nasional Komodo melalui Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada Minggu, 23 Agustus juga terpantau normal dan kondusif, tanpa ditemukan keluhan terkait pelayanan maupun proses keberangkatan kapal," kata Andhy, Selasa (25/8/2026).

Tidak hanya destinasi wisata, akses menuju Flores juga mulai pulih. Sejumlah bandara kembali menjalankan aktivitas penerbangan, termasuk Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo, Bandara Frans Seda Maumere, Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende, Bandara Soa Bajawa, Bandara Gewayantana Flores Timur, dan Bandara Frans Sales Lega Ruteng.

Pada Minggu (23/8/2026), penerbangan di sejumlah bandara tersebut terpantau berjalan sesuai jadwal.

Rute penerbangan antar-kabupaten di Flores juga mulai kembali normal.

Namun, kondisi tersebut belum terjadi di seluruh wilayah.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.