Jakarta

Tarif Cuma Rp8, Uji Coba LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Dilakukan! Begini Penjelasan Gubernur Pramono

Laode Akbar | 28 Agustus 2026, 13:05 WIB
Tarif Cuma Rp8, Uji Coba LRT Kelapa Gading-Manggarai Segera Dilakukan! Begini Penjelasan Gubernur Pramono
Ilustrasi - Stasiun LRT Manggarai sebelum diresmikan. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan uji coba operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai untuk masyarakat.

Uji coba ini dilakukan usai peresmian rute tersebut yang dijadwalkan pada Rabu (26/8/2026) lalu resmi ditunda.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa masyarakat akan dikenakan tarif khusus Rp8 selama masa uji coba.

Baca Juga: Ini 4 Poin Isi Komitmen Pimpinan DPR RI Terkait RUU Perampasan Aset, Ditandatangani Setelah Didesak Demo AMPB

Tarif tersebut akan diberlakukan setelah Pemprov DKI menerbitkan payung hukum melalui Peraturan Gubernur (Pergub).

"Sekarang ini saya sudah meminta untuk di lapangan dilakukan uji coba. Dan saya segera memutuskan sampai dengan kapan. Saya segera minta untuk secara khusus waktunya berapa lama uji coba ini, tarifnya adalah Rp8," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Pramono menuturkan, Pergub tersebut diperlukan untuk mengatur pelaksanaan uji coba sekaligus menetapkan tarif khusus bagi masyarakat.

"Pergubnya saya akan segera keluarkan, tandatangani karena untuk menentukan itu kan harus ada Pergubnya. Pergubnya yang mengatur Rp8," katanya.

Baca Juga: Keren! Berkat Inovasi Beasiswa Gemilang, Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Pendidikan di Pemimpin Daerah Awards 2026

Uji coba tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan pengoperasian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mencoba langsung rute baru tersebut.

LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai akan melintasi sejumlah kawasan padat di Jakarta, mulai dari Kelapa Gading, Velodrome, Pramuka hingga Manggarai.

Menurut Pramono, kehadiran rute tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif mobilitas bagi masyarakat sekaligus membantu mengurai kemacetan di sejumlah kawasan yang dilintasi.

Selain memastikan kesiapan operasional, Pramono juga meminta jajarannya melakukan penataan kawasan di sepanjang jalur LRT Jakarta.

Politikus PDIP itu menginginkan area di bawah jalur LRT tidak hanya didominasi beton, tetapi juga dilengkapi ruang hijau dan tanaman.

"Saya pengen di atasnya ada LRT, di bawahnya adalah menjadi daerah yang tidak hanya beton aja, tetapi dihijaukan dengan tanaman yang ada dan kami segera memulai untuk itu," tuturnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.