Kondisi Stasiun Karet Usai Ditutup: Akses Pejalan Kaki Dipasangi Tenda, Pembongkaran Mulai Berjalan

AKURAT JAKARTA - Penutupan sementara Stasiun Karet sejak 1 September 2026 berdampak ke pengguna yang harus melewati akses jalan dari dan menuju Stasiun BNI City.
Berdasarkan pantauan Akurat Jakarta di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (3/9/2026), akses pejalan kaki dari kawasan Stasiun Karet menuju Stasiun BNI City dapat dilalui masyarakat.
Kini, hampir di sepanjang akses tersebut dipasangi tenda berwarna putih yang dihiasi kain merah. Sejumlah bagian tenda bahkan masih dalam proses pemasangan.
Di sepanjang jalur pejalan kaki itu juga terlihat spanduk yang menginformasikan adanya pekerjaan pembangunan. Spanduk tersebut bertuliskan, "Dalam Masa Pembangunan, Mohon Maaf Kenyamanan Anda Terganggu".
Aktivitas pembangunan juga terlihat di area Stasiun Karet. Sejumlah pekerja tampak mulai membongkar tembok-tembok yang berada di pinggir rel stasiun.
Sementara itu, di Stasiun Karet terpasang spanduk pemberitahuan mengenai pengalihan operasional stasiun.
"Mulai September 2026, seluruh operasional di Stasiun Karet dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City. Sehubungan dengan adanya peningkatan layanan integrasi, kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya selama proses pekerjaan ini berlangsung," demikian bunyi pemberitahuan tersebut.
Seperti diketahui, PT KAI Daop 1 Jakarta bersama KAI Commuter melakukan proses pekerjaan integrasi Stasiun Sudirman Baru/BNI City dengan Stasiun Karet mulai 1 September 2026 hingga 31 Desember 2026.
Dengan itu, layanan naik dan turun penumpang Commuter Line di Stasiun Karet telah dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru atau BNI City.
Integrasi ini disiapkan sebagai bagian dari peningkatan layanan Commuter Line Jabodetabek melalui penataan alur pelanggan, penguatan keselamatan operasi, serta pembenahan akses di kawasan sekitar stasiun.
Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi mengatakan bahwa nantinya integrasi ini juga untuk membuat perjalanan pelanggan lebih aman dan lebih nyaman.
"Selama proses pekerjaan integrasi ini disiapkan dengan prinsip kehati-hatian karena Stasiun Karet telah menjadi bagian dari aktivitas harian pengguna Commuter Line dan masyarakat sekitar stasiun," kata Purnomo, Minggu (30/8/2026). (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1POTRET BERINGIN JAKARTA: Dari Pengurus Pokja ke Pimpinan DPRD, Basri Baco Targetkan 13 Kursi dan Tiket Cagub DKI
- 2Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
- 3Prediksi Skor Freiburg vs Wolfsburg di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Duel Dua Tim yang Sedang Panas
- 5Prediksi Skor Fulham vs Crystal Palace di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Momentum Kebangkitan Tuan Rumah Diuji
- 6Prediksi Skor AC Monza vs Napoli di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Markas Brianzoli
- 7Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan
- 8Prediksi Skor Sunderland vs Brentford di Carabao Cup, 29 Oktober 2026: Misi Bangkit demi Tiket Perempat Final
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





