Jakarta

Bukan Hanya UKT, Beasiswa Jakarta Unggul Siapkan Banyak Komponen Biaya

Anggerhana Denni Rahmawati | 27 September 2026, 21:00 WIB
Bukan Hanya UKT, Beasiswa Jakarta Unggul Siapkan Banyak Komponen Biaya
Ilustrasi Beasiswa Jakarta Unggul. - Magnific

AKURAT JAKARTA - Rencana pendaftaran Beasiswa Jakarta Unggul atau yang dikenal sebagai LPDP Jakarta akan dibuka pada 2027.

Program ini ditujukan bagi warga DKI Jakarta yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 atau S3, baik di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.

Mengacu pada Pergub DKI Jakarta Nomor 20 Tahun 2026, penerima beasiswa tidak terbatas pada mahasiswa yang memilih perguruan tinggi negeri.

Kampus swasta juga dapat menjadi pilihan, selama sesuai dengan ketentuan dan bidang studi yang berkaitan dengan kekhasan daerah maupun kebutuhan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Yang menarik, dukungan Beasiswa Jakarta Unggul tidak hanya berfokus pada biaya pendidikan.

Bantuan juga mencakup berbagai kebutuhan selama mahasiswa menjalani studi.

Komponen bantuan terdiri atas biaya penyelenggaraan pendidikan, biaya penelitian, serta biaya personal.

Untuk biaya personal, penerima dapat memperoleh dukungan berupa biaya hidup, tunjangan buku, transportasi, asuransi kesehatan, biaya kedatangan, hingga biaya keadaan darurat.

Program ini juga menyediakan tunjangan keluarga, pendamping disabilitas, bantuan bagi penyandang disabilitas, serta biaya aplikasi visa bagi penerima yang menjalani pendidikan di luar negeri.

Namun, calon pendaftar tetap harus memenuhi persyaratan akademik dan administratif.

Baca Juga: Tak Perlu Menunggu Pembangunan, Golf Island PIK Tawarkan Rumah Siap Huni

Untuk jenjang S2, pendaftar harus memiliki NIK sebagai penduduk DKI Jakarta dan berdomisili di Jakarta.

Calon penerima juga harus sudah lulus D4 atau S1 dengan IPK minimal 3,00 dari skala 4,00 serta belum pernah menempuh atau menyelesaikan pendidikan magister.

Sementara itu, pendaftar S3 wajib merupakan penduduk sekaligus berdomisili di DKI Jakarta.

Mereka harus telah menyelesaikan S2 dengan IPK minimal 3,25, belum pernah menempuh atau menyelesaikan pendidikan doktor, serta memiliki profesi atau pengalaman kerja yang sesuai dengan program studi yang akan diambil.

Dengan pendaftaran yang baru direncanakan pada 2027, calon peserta masih memiliki waktu untuk mempersiapkan dokumen, rekam akademik, hingga menentukan program studi yang sesuai.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.