Jakarta

Tak Perlu Menunggu Pembangunan, Golf Island PIK Tawarkan Rumah Siap Huni

Anggerhana Denni Rahmawati | 27 September 2026, 19:30 WIB
Tak Perlu Menunggu Pembangunan, Golf Island PIK Tawarkan Rumah Siap Huni
Pilihan rumah ready stock di Golf Island PIK.

AKURAT JAKARTA - Membeli rumah tidak selalu berarti bisa langsung menempatinya.

Pada hunian yang masih dalam tahap pembangunan, pembeli perlu menunggu hingga proses konstruksi selesai sebelum pindah.

Situasi ini menjadi pertimbangan bagi konsumen yang membutuhkan tempat tinggal dalam waktu dekat.

Menjawab kebutuhan tersebut, Golf Island PIK menawarkan hunian ready stock melalui Tipe Catalya.

Rumah ini dipasarkan mulai Rp14 miliar dan dapat langsung ditempati setelah pembeli menyelesaikan tahapan pembelian sesuai ketentuan pengembang.

Rumah Siap Huni dengan Empat Kamar Tidur

Tipe Catalya memiliki ukuran 10 x 30 meter dengan empat kamar tidur dan satu kamar tambahan.

Hunian ini mengusung arsitektur modern melalui fasad berkarakter tegas, bukaan kaca berukuran besar, serta perpaduan warna natural dan gelap.

Bagian dalam rumah dirancang dengan area yang lapang.

Ruang keluarga memanfaatkan bukaan lebar untuk menghadirkan cahaya alami, sementara ruang makan menjadi salah satu pusat aktivitas penghuni.

Baca Juga: Prediksi Skor Philadelphia Union vs Orlando City di MLS, 27 September 2026: Duel Sengit Perebutan Playoff di Subaru Park

Kamar utama dilengkapi jendela besar pada dua sisi.

Area tangga juga mendapat pencahayaan alami dan memiliki sudut duduk yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang santai tambahan.

Kondisi siap huni menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang ingin memangkas waktu tunggu.

Berdasarkan program yang ditawarkan pengembang, rumah dapat ditempati setelah angsuran pertama dilakukan, sesuai ketentuan pembelian.

Tinggal Dekat Fasilitas dan Destinasi

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.