Empat Tahun Tak Bisa Pulang ke Yaman, Lulusan UMS Ini Ingin Jadi Dosen di Tanah Airnya

AKURAT JAKARTA - Bagi Asem Abdullah Ahmad Abdo, menyelesaikan kuliah di Indonesia bukan sekadar pencapaian akademik.
Pemuda asal Yaman itu juga membawa harapan untuk kembali ke negara asal dan membagikan ilmu yang diperolehnya selama menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Asem resmi diwisuda dari Program Studi S1 Fisioterapi UMS pada Sabtu (26/9/2026).
Ia kini melanjutkan studi S2 Fisioterapi di kampus yang sama melalui beasiswa.
Namun, ada satu hal yang belum bisa ia lakukan selama menempuh pendidikan di Indonesia: pulang ke rumah.
Selama empat tahun berkuliah, Asem belum pernah kembali ke Yaman karena situasi keamanan yang tidak menentu, terutama di kota asalnya, Taiz.
"Setiap kali saya mau balik, situasi keamanan tidak enak. Selama empat tahun belum pernah balik," ungkapnya, dikutip dari laman kampus, Senin (28/9/2026).
Menunda Pulang demi Menyelesaikan Pendidikan
Sebelum berkuliah di Indonesia, Asem sempat menjalani pendidikan S1 Farmasi di Yaman selama satu tahun.
Prestasi akademiknya saat sekolah menengah kemudian membuka jalan baginya untuk memperoleh beasiswa International Priority Scholarship (IPS) di UMS.
Baca Juga: Berawal dari KIP Kuliah, Anak Pegawai Bengkel Raih IPK 3,59 dan Borong Prestasi Kompetisi Tambang
Ia memilih Fisioterapi karena melihat perkembangan program studi tersebut serta peluang mendapatkan pengalaman praktik yang mendukung keilmuannya.
Selama kuliah, Asem menjalani praktik di sejumlah klinik dan rumah sakit di Solo.
Ia juga mengikuti internship selama satu bulan di klinik fisioterapi, dengan pengalaman dalam pelayanan rehabilitasi dan pendampingan pasien pascaoperasi.
Pengalaman tersebut terus ia kembangkan setelah lulus S1.
Asem kini aktif menjalani praktik homecare bagi warga Arab di Indonesia serta mengikuti internship di sebuah klinik di Boyolali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 7Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






