Ketika Kondisi Kesehatan Menghalangi Sekolah, PJJ Jadi Alternatif Pendidikan

AKURAT JAKARTA - Kondisi kesehatan dapat menjadi hambatan bagi anak untuk mengikuti pembelajaran di sekolah reguler.
Bagi anak yang harus menjalani perawatan panjang, aktivitas belajar dengan jadwal dan kehadiran tetap bisa menjadi tantangan tersendiri.
Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya membuat kesempatan memperoleh pendidikan terhenti.
Persoalan ini mencuat setelah seorang pengguna media sosial meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memprioritaskan akses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi anak penderita leukemia atau kanker darah.
Kemendikdasmen menjelaskan bahwa layanan pendidikan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak.
Kondisi Kesehatan Jadi Hambatan Belajar
Permintaan tersebut disampaikan melalui kolom komentar akun Instagram @kemendikdasmen.
Pengguna itu menyoroti anak-anak dengan kanker darah yang kesulitan mengikuti pembelajaran normal karena kondisi fisik dan kebutuhan perawatan.
"Banyak anak usia dini yang kena kanker leukimia/kanker darah, maaf seklai meninggal dunia saat mengikuti pembelajaran normal pak. Kata dokternya karena kondisi tubuh yang tidak bisa lelah. Tolong di prioritaskan kepada warga yang anaknya terkena kanker pak. Agar bisa mengikuti PJJ seumur hidup," tulis salah satu akun, dikutip Selasa (29/9/2026).
Menanggapi hal tersebut, Kemendikdasmen menyatakan PJJ disediakan untuk menjangkau peserta didik yang menghadapi berbagai hambatan, mulai dari persoalan sosial dan ekonomi hingga kondisi geografis.
Baca Juga: Guru Madrasah Bisa Mengajar di Luar Negeri, Pendaftaran SILN-CLC Ditutup 2 Oktober
Khusus bagi anak dengan kondisi kesehatan tertentu, layanan pendidikan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing melalui koordinasi antara sekolah, orang tua, dan pihak terkait.
Penyesuaian ini menjadi penting karena kemampuan anak untuk mengikuti pembelajaran dapat berbeda-beda, bergantung pada kondisi kesehatan dan kebutuhan pendampingannya.
PJJ Tidak Mengharuskan Siswa Hadir Setiap Hari
PJJ tingkat pendidikan menengah dirancang sebagai alternatif bagi anak yang tidak dapat mengikuti pembelajaran reguler karena berbagai hambatan.
Sistem ini memberikan fleksibilitas dalam proses belajar, termasuk bagi siswa yang memiliki keterbatasan untuk datang ke sekolah setiap hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






