Ditjen Saintek Buka Magang untuk Mahasiswa, Ada Posisi Publikasi hingga Desain

AKURAT JAKARTA - Kesempatan magang di instansi pemerintah kembali terbuka bagi mahasiswa.
Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka program magang untuk mahasiswa aktif yang ingin mendapatkan pengalaman di bidang komunikasi publik.
Program ini menawarkan tiga posisi, yaitu publikasi, dokumentasi, dan desain.
Ketiga bidang tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan komunikasi sebuah instansi, mulai dari mengelola konten hingga menghasilkan materi visual untuk berbagai agenda.
Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut tidak hanya berkaitan dengan kegiatan magang yang diwajibkan kampus.
Peserta juga berkesempatan mengasah kemampuan sekaligus mengumpulkan karya yang dapat menjadi bagian dari portofolio profesional.
Ditjen Saintek sendiri merupakan salah satu unit utama Kemdiktisaintek yang memiliki tugas dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang sains dan teknologi.
Lingkup kerjanya mencakup pengembangan ekosistem riset, inovasi, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam program magang tersebut, mahasiswa dapat mengenal proses pengelolaan komunikasi publik di lingkungan kementerian.
Peserta pada posisi publikasi dapat terlibat dalam pembuatan konten, sedangkan bidang dokumentasi dan desain berkaitan dengan pengelolaan materi visual serta dokumentasi berbagai kegiatan.
Baca Juga: Lolos Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026 Belum Tentu Aman, Ini Tahap Berikutnya
Calon peserta merupakan mahasiswa aktif dari perguruan tinggi di bawah binaan Kemdiktisaintek.
Mahasiswa dari jurusan Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, dan Fotografi mendapatkan nilai tambah karena latar belakang studinya relevan dengan posisi yang tersedia.
Selain berstatus mahasiswa aktif, pendaftar harus memiliki mata kuliah wajib magang atau Kuliah Kerja Lapangan dari perguruan tinggi asal.
Kemampuan bekerja secara mandiri maupun dalam tim, inisiatif, serta pemahaman terhadap estetika visual juga menjadi bagian dari kualifikasi.
Kemampuan menggunakan perangkat pendukung seperti Canva dan CapCut turut dibutuhkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 2Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 3Prediksi Skor Irlandia vs Austria di UNL, 2 Oktober 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Kemenangan
- 4Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 5Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di UNL, 30 September 2026: Mampukah The Tartan Army Hentikan Nati?
- 7Prediksi Skor Swedia vs Polandia di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Rumania vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 29 September 2026: Adu Kekuatan di Bucharest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








