Jakarta

DAMRI Buka Rute Putussibau–Kuching, Peluang Baru bagi UMKM di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Anggerhana Denni Rahmawati | 9 Oktober 2026, 21:45 WIB
DAMRI Buka Rute Putussibau–Kuching, Peluang Baru bagi UMKM di Perbatasan Indonesia-Malaysia
Bus DAMRI bakal tembus Kuching, Malaysia.

AKURAT JAKARTA - Perjalanan dari Putussibau, Kalimantan Barat, menuju Kuching, Malaysia, kini memiliki pilihan transportasi baru.

DAMRI resmi membuka layanan Angkutan Antar Lintas Batas Negara (ALBN) Putussibau–Kuching pada 7 Oktober 2026 melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau dan Border Lubok Antu di Sarawak.

Kehadiran rute ini bukan hanya mempermudah perjalanan lintas negara, tetapi juga membuka peluang bagi aktivitas ekonomi di kawasan perbatasan.

Ketika mobilitas masyarakat meningkat, usaha lokal seperti warung makan, penginapan, toko oleh-oleh, dan jasa transportasi berpotensi ikut merasakan dampaknya.

Tarif Rp400 Ribu, Perjalanan Lebih Terintegrasi

Sebelum layanan ini tersedia, masyarakat yang hendak menuju Kuching harus mengatur perjalanan dengan pilihan transportasi yang lebih kompleks.

Rute baru DAMRI menawarkan alternatif perjalanan melalui jalur perbatasan resmi dengan sistem transit bus di kawasan PLBN Badau–Border Lubok Antu.

Layanan tersebut direncanakan beroperasi setiap hari.

Bus berangkat dari Putussibau pukul 07.00 WIB, sedangkan keberangkatan dari Kuching dijadwalkan pukul 07.30 waktu setempat.

DAMRI menggunakan armada kelas eksekutif dengan skema operasional back to back, yakni perjalanan dari kedua wilayah terhubung melalui mekanisme transit di perbatasan.

Baca Juga: Transit 6 Jam Tak Harus Membosankan, Thailand Ubah Penumpang Pesawat Jadi Calon Wisatawan

Untuk tarif promo, penumpang dikenakan biaya Rp400.000 atau setara 95 Ringgit Malaysia.

Tiket dapat dibeli melalui DAMRI Apps, situs resmi DAMRI, mitra agen perjalanan daring, serta loket di Terminal Kedamin Putussibau, Kuching Sentral & Mall, dan agen DAMRI terdekat.

Kemudahan akses ini memberi alternatif bagi warga Kapuas Hulu dan sekitarnya yang memiliki keperluan perjalanan ke Malaysia, baik untuk urusan keluarga, pendidikan, pekerjaan, maupun wisata.

Mobilitas Penumpang Bisa Membuka Peluang Usaha

Meningkatnya akses transportasi lintas negara dapat menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar jalur perjalanan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.