Sembilan Kali Gagal, Greece Mutia Justru Tembus Beasiswa S2 ke Polandia

AKURAT JAKARTA - Sembilan kali penolakan beasiswa dalam delapan bulan bisa membuat seseorang meragukan kemampuannya sendiri.
Namun, Greece Mutia memilih tetap melanjutkan persiapan meski kesempatan kuliah di luar negeri belum juga terbuka.
Ia akhirnya berhasil meraih Stefan Banach Scholarship untuk menempuh pendidikan magister di Polandia.
Perjalanan Greece menunjukkan bahwa mengejar beasiswa bukan hanya tentang memenuhi persyaratan, tetapi juga menghadapi ketidakpastian dan memperbaiki persiapan setelah berulang kali gagal.
Di balik keberhasilannya, ada proses panjang yang dijalani sambil tetap bekerja sebagai pengajar.
Sembilan Kali Ditolak, Bukan Berarti Harus Berhenti
Keinginan Greece melanjutkan studi ke luar negeri sudah tumbuh sejak menempuh pendidikan sarjana di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja).
Ia menyadari bahwa impian tersebut membutuhkan persiapan sejak dini.
Karena itu, Greece berusaha meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, menabung, dan mengikuti kegiatan sukarela untuk memperkuat bekalnya menghadapi seleksi beasiswa.
Ia juga memanfaatkan pengalaman menerima Future Leader Scholarship ketika kuliah untuk mempersiapkan langkah akademik berikutnya.
Baca Juga: Usut Kasus Pemerasan Bupati Pemalang Nonaktif, KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Aris Ismail
"Sejak saya kuliah dan menerima beasiswa di UNU Jogja, saya selalu menyisihkan waktu untuk belajar bahasa asing, terutama IELTS, menyisihkan uang saku bulanan dari beasiswa Future Leader Scholarship, dan ikut kegiatan sukarela," kata Greece Mutia.
Meski telah melakukan berbagai persiapan, hasil yang diperoleh tidak selalu sesuai harapan.
Selama delapan bulan, ia mencoba berbagai peluang beasiswa di Asia, Australia, Selandia Baru, hingga Eropa.
Namun, sembilan kali pengajuan berakhir dengan penolakan.
Rentetan hasil tersebut menjadi tantangan tersendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 4Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 5Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






