Beasiswa LPDP Jakarta 2027 Buka Peluang Kuliah S2-S3, Penyandang Disabilitas Bisa Mendaftar

AKURAT JAKARTA - Kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan doktor menjadi salah satu hal yang ingin diperluas melalui program Beasiswa LPDP Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan program ini untuk memberikan akses pendidikan tinggi bagi warganya, termasuk penyandang disabilitas yang ingin melanjutkan studi di dalam maupun luar negeri.
Program tersebut direncanakan mulai berjalan pada 2027, dengan pendaftaran dibuka pada September 2027.
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar, dengan target penerima sekitar 50 hingga 75 orang.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa program ini terbuka bagi warga yang memenuhi persyaratan, termasuk masyarakat berkebutuhan khusus.
"Jakarta mulai tahun depan ada yang namanya LPDP untuk Jakarta. Jumlahnya antara 50 sampai 75," ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Bantuan Pendidikan yang Memperhatikan Kebutuhan Disabilitas
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam program ini adalah kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, termasuk di luar negeri.
Dukungan yang disiapkan tidak hanya berupa biaya kuliah, tetapi juga komponen bantuan yang berkaitan dengan kebutuhan disabilitas.
"Saya ingin di antara anak ini kalau kemudian ada LPDP untuk anak berkebutuhan khusus mau sekolah kuliah di luar negeri, dengan senang hati Mbak Doti, kami akan memberikan fasilitas itu," ujar Pramono Anung.
Baca Juga: Tanpa Seleksi, 242.482 Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Otomatis Diangkat Mulai Januari 2027
Komponen pembiayaan beasiswa mencakup biaya personal, biaya penyelenggaraan pendidikan, dan biaya penelitian.
Biaya personal meliputi kebutuhan hidup mahasiswa, tunjangan buku, transportasi, asuransi kesehatan, biaya kedatangan, keadaan darurat, tunjangan keluarga, serta aplikasi visa.
Program ini juga menyediakan biaya pendamping disabilitas dan bantuan bagi penyandang disabilitas.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting agar penerima dapat menjalani proses pendidikan dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing.
Selain itu, penerima beasiswa berpeluang memperoleh bantuan penelitian tesis atau disertasi, seminar atau konferensi internasional, serta publikasi jurnal internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!








