Jakarta

Kampung Pelangi Kebayoran Baru Jaksel Dinilai Tak Seindah Namanya, Begini Respons Gubernur Pramono

Laode Akbar | 15 Oktober 2026, 17:22 WIB
Kampung Pelangi Kebayoran Baru Jaksel Dinilai Tak Seindah Namanya, Begini Respons Gubernur Pramono
Kampung Pelangi, Cipete, Jakarta Selatan. (@mujib.ansori)

AKURAT JAKARTA – Kondisi Kampung Pelangi di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang dinilai belum seindah namanya mendapat respons dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Ia mengaku belum melihat langsung kondisi kawasan tersebut dan akan mempelajarinya sebelum berbicara lebih jauh soal penataan.

Ia mengatakan belum bisa memberikan tanggapan lebih jauh mengenai kondisi Kampung Pelangi karena belum melihat langsung situasi di kawasan tersebut.

"Kebetulan saya belum melihat ya, kalau saya jawab nanti saya ngarang. Jadi saya akan lihat dulu dan saya akan pelajari," kata Pramono di Universitas Ciputra Jakarta, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2026).

Baca Juga: Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?

Meski demikian, Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan perbaikan terhadap kawasan-kawasan yang selama ini dinilai kumuh di Ibu Kota.

Menurutnya, upaya perbaikan tersebut menjadi perhatian Pemprov DKI di berbagai wilayah Jakarta, mulai dari Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, hingga Jakarta Utara.

Ia juga menyebut Jakarta Selatan sebagai salah satu wilayah yang menjadi perhatian, termasuk Kampung Pelangi di Cilandak Timur.

"Tempat-tempat yang selama ini kumuh, apakah itu di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan tadi juga Jakarta Selatan di Kampung Pelangi, kami akan melakukan perbaikan ke itu," ujarnya.

Namun, Pramono belum merinci bentuk penataan yang akan dilakukan di Kampung Pelangi, termasuk jadwal pelaksanaan maupun langkah konkret yang akan ditempuh Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga: Pemkot Jakbar Cek Status Tanah Kampung Ambon Sebelum Penataan, Bakal Dibuat Taman hingga Lapangan

Sebelumnya, Kampung Pelangi di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sorotan karena kondisi permukimannya dinilai belum mencerminkan keindahan yang tergambar dari namanya.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan penataan kawasan agar lingkungan tempat tinggal warga menjadi lebih baik.

Kampung Pelangi menjadi tempat tinggal sekitar 150 kepala keluarga di atas lahan seluas 3.500 meter persegi.

Mayoritas warga bekerja sebagai pemulung, penarik sampah, dan pekerja serabutan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.