Prediksi Skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah Die Roten Bullen Melanjutkan Pesta Gol?

AKURAT JAKARTA - RB Leipzig akan menjamu PSV Eindhoven pada matchday kedua fase liga UEFA Champions League (UCL) 2026/2027. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 02.00 WIB di Stadion Red Bull Arena, Leipzig, Jerman.
Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan perdana di kompetisi Eropa musim ini setelah gagal meraih hasil maksimal pada pertandingan pembuka September lalu.
Leipzig menelan kekalahan telak 1-4 dari Como, sedangkan PSV harus puas bermain imbang 1-1 melawan Shakhtar Donetsk.
Leipzig memiliki modal berharga menjelang pertandingan ini setelah menghancurkan Eintracht Frankfurt dengan skor 6-0 dalam lanjutan Bundesliga pada akhir pekan lalu.
Hasil tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi pasukan Martin Demichelis untuk memperbaiki catatan mereka di kompetisi Eropa.
Namun, PSV bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Tim asuhan Peter Bosz sedang menikmati periode positif di kompetisi domestik dan memiliki catatan tandang yang cukup meyakinkan.
Pertemuan ini pun menjadi ujian bagi Leipzig untuk membuktikan bahwa kemenangan besar mereka di Bundesliga dapat berlanjut ketika menghadapi lawan dengan kualitas berbeda.
Preview
RB Leipzig mengakhiri Bundesliga musim lalu di posisi ketiga dan kini menempati peringkat kelima klasemen sementara musim 2026/2027. Mereka hanya terpaut dua poin dari Bayern Munich sehingga masih memiliki peluang untuk bersaing di papan atas.
Meski demikian, perjalanan Leipzig musim ini belum sepenuhnya konsisten.
Mereka menelan tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk kekalahan telak dari Como pada laga pembuka UCL.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Leipzig masih perlu memperbaiki performa ketika menghadapi lawan di level Eropa.
Kemenangan 6-0 atas Frankfurt menjadi respons yang sangat baik. Selain mencetak enam gol, Leipzig juga mempertahankan catatan belum kebobolan di kandang musim ini.
Mereka telah memenangkan tiga pertandingan kandang dan mencetak total 14 gol dalam prosesnya.
Leipzig bahkan sedang menjalani tren delapan kemenangan kandang beruntun di seluruh kompetisi resmi.
Catatan tersebut menjadi modal penting bagi Demichelis, terutama karena timnya membutuhkan hasil positif untuk memperbaiki peluang melaju ke babak gugur.
Leipzig terakhir kali mencapai fase gugur UCL pada Maret 2024, ketika mereka tersingkir dari Real Madrid di babak 16 besar.
Meski demikian, statistik di kompetisi Eropa memberikan peringatan tersendiri. Leipzig gagal menang dalam 10 dari 11 pertandingan UCL terakhir mereka.
Mereka juga menelan delapan kekalahan dalam sembilan pertandingan sejak September 2024.
Performa kandang yang kuat perlu dibuktikan kembali agar tren negatif tersebut tidak berlanjut.
Di sisi lain, PSV Eindhoven datang dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi.
Tim berjuluk The Farmers itu menempati posisi kedua klasemen Eredivisie dengan koleksi 19 poin dari delapan pertandingan, hanya terpaut satu poin dari Feyenoord.
PSV telah memenangkan enam dari tujuh pertandingan terakhir mereka.
Meskipun sempat kalah 2-3 dari Twente pada 20 September, mereka mampu kembali ke jalur positif dan menunjukkan konsistensi dalam persaingan domestik.
Pada pertandingan pembuka UCL, PSV bermain imbang 1-1 melawan Shakhtar Donetsk. Mereka sempat tertinggal akibat gol Gleiker Mendoza sebelum Sergino Dest menyamakan kedudukan pada menit ke-48.
Hasil itu belum memenuhi target kemenangan, tetapi memperlihatkan kemampuan PSV untuk bangkit setelah berada dalam situasi sulit.
Masalah utama PSV terletak pada pertahanan. Mereka telah kebobolan 10 gol sepanjang musim ini sehingga lini belakang harus bekerja lebih disiplin ketika menghadapi serangan Leipzig yang baru saja mencetak enam gol dalam satu pertandingan.
PSV juga memiliki catatan tandang yang menjanjikan. Mereka tidak terkalahkan dalam enam dari tujuh laga tandang terakhir, dengan lima kemenangan dan satu hasil imbang sejak awal April. Statistik ini bisa menjadi modal untuk meredam tekanan tuan rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





