Jakarta

Beasiswa S2 Guru Informatika UGM Buka hingga Desember 2026, Lolos Kuliah Belum Tentu Dapat Subsidi

Anggerhana Denni Rahmawati | 16 Oktober 2026, 17:15 WIB
Beasiswa S2 Guru Informatika UGM Buka hingga Desember 2026, Lolos Kuliah Belum Tentu Dapat Subsidi
Beasiswa S2 UGM untuk guru informatika tak otomatis cair. - xplorejogja.com

AKURAT JAKARTA - Guru Informatika yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister memiliki kesempatan memperoleh bantuan biaya kuliah dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Melalui Beasiswa Magister Guru Informatika 2026, peserta terpilih bisa mendapatkan subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) mulai dari 50 persen hingga 100 persen.

Namun, ada satu hal penting yang perlu dipahami calon pendaftar. Diterima sebagai mahasiswa Magister Ilmu Komputer UGM tidak otomatis membuat seseorang memperoleh beasiswa.

Pelamar tetap harus mengikuti seleksi khusus untuk menentukan status penerimaan dan besaran bantuan pendidikan yang bisa didapatkan.

Pendaftaran program ini dibuka hingga 31 Desember 2026.

Beasiswa tersebut ditujukan untuk mendukung guru dalam meningkatkan kompetensi di bidang Informatika, termasuk menghadapi perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.

Ada Enam Kemungkinan Hasil Seleksi

Calon peserta perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi dua tahapan yang saling berkaitan, yakni penerimaan mahasiswa magister dan seleksi beasiswa.

Hasil akhirnya tidak hanya berupa penerimaan dengan bantuan biaya pendidikan.

Terdapat enam kemungkinan yang perlu diketahui pelamar, yaitu:

Baca Juga: Asap Karhutla Terdeteksi Masuk Udara Jakarta, BMKG Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Kenakan Masker

  1. Diterima dengan pembiayaan UKT 100 persen.

  2. Diterima dengan subsidi UKT 75 persen.

  3. Diterima dengan subsidi UKT 50 persen.

  4. Diterima sebagai mahasiswa tanpa beasiswa.

  5. Diterima tanpa beasiswa dengan kewajiban mengikuti matrikulasi.

  6. Tidak diterima dalam seleksi.

Skema tersebut menunjukkan bahwa calon peserta tidak cukup hanya memenuhi persyaratan masuk program magister.

Mereka juga harus mengikuti proses seleksi beasiswa agar berpeluang mendapatkan bantuan biaya kuliah.

Karena itu, pelamar sebaiknya menyiapkan dokumen dan mengikuti setiap tahapan dengan cermat.

Hasil seleksi akan menentukan apakah mereka memperoleh subsidi penuh, bantuan sebagian, atau harus membiayai pendidikan secara mandiri.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.