Sejarah Jakarta: Asal Usul Krukut dari Bahasa Sindiran

AKURAT JAKARTA - Krukut merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
Kawasan ini diapit dan berbatasan dengan dua sungai, yakni Kali Ciliwung dan Kali Cideng, yang kemudian dikenal dengan Kali Krukut.
Terdapat beberapa versi yang menyebut kenapa kemudian kawasan itu dinamakan Krukut.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Koja dari Pohon dan Keberadaan Orang Khoja
Versi pertama menyebut bahwa kawasan itu dinamakan Krukut karena berasal dari kata "krokot".
"Krokot" merupakan sindiran untuk orang yang hidupnya sangat hemat alias pelit.
Versi lain menyebut bahwa Krukut merupakan panggilan bagi orang Arab yang tinggal atau berasal dari Krukut.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Pesanggarahan dan Kaitannya dengan Mitos Kerajaan Jin
Sebab, dulu masyarakat Betawi menyebut orang-orang Arab yang tinggal di kampung tersebut dengan istilah "Krukut", dan mengubah kata " Krokot".
Terakhir, dikisahkan Krukut berasal dari bahasa Belanda, yakni "kerkhof" yang berarti kuburan.
Dinamakan demikian, karena dulu di kawasan itu terdapat banyak kuburan atau tempat pemakaman masyarakat pribumi, khususnya orang Betawi.
Baca Juga: Tarif Maksimal LRT Jabodebek Rp 20.000 Segera Diterapkan, Ini Daftar Rute Lengkap
Seiring berjalannya waktu, masyarakat khususnya orang Betawi melafalkan "kerkhof" menjadi "Krukut" dan sebutan itu pun populer hingga sekarang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





