Sejarah Jakarta: Asal Usul Gandaria Berkaitan dengan Tanaman yang mirip Pohon Mangga

AKURAT JAKARTA – Gandaria merupakan nama kawasan yang cukup populer, strategis dan eksis di masyarakat. Kawasan ini berada wilayah di Jakarta Selatan.
Kawasan ini terkenal dengan salah satu mal yang tak pernah sepi dan selalu ramai dikunjungi masyarakat Jakarta, yakni Gandaria City.
Jika melihat sejarah, konon asal-usul penamaan Gandari ini dikaitkan dengan tumbuhan atau pohon yang dulu subur di kawasan itu.
Baca Juga: Sejarah Jakarta: Asal Usul Pasar Genjing, Berada di Lokasi Strategis Jakarta Pusat
Gandaria menambah daftar wilayah di Jakarta yang namanya diambil dari nama pohon atau tumbuhan, seperti halnya Menteng, Pulo Gadung, Kelapa Gading, dan lainnya.
Namun, sama seperti wilayah lainyya, pohon-pohon itu kini sudah tidak ada dan berganti menjadi pemukiman warga, gedung perkantoran, dan pusat perbelanjaan.
Jika nama Menteng diambil dari banyaknya buah menteng yang tumbuh, untuk Gandaria diambil dari pohon gandaria yang dulu tumbuh subur di kawasan itu.
Baca Juga: Film yang Akan Tayang di Bioskop Pada Pekan Ketiga Oktober 2023, Lengkap dengan Sinopsisnya
Meski menjadi sebuah nama wilayah di Jakarta, rupanya pohon gandaria merupa ikon atau tanaman identitas bagi Jawa Barat.
Pohon yang memiliki nama lain pohon jatake ini memiliki bentuk buah dan pohon yang hampir menyerupai pohon buah mangga.
Pohon ini bisa tumbuh dengan tinggi mencapai 27 meter dan lebar diameter batang 55 cm. Tanaman ini berasal dari Malaysia dan Indonesia.
Baca Juga: Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling Jakarta, Selasa 17 Oktober 2023
Pohon gandaria memiliki buah yang hampir sama dengan buah mangga, namun buah gandaria lebih bulat dan ukurannya lebih kecil.
Sama seperti buah mangga, buah gandaria berwarna hijau ketika masih muda, namun akan berubah menjadi kuning orange saat sudah matang.
Dulu, saat Jakarta masih bernama Batavia, banyak pohon gandaria yang tumbuh secara liat maupun sengaja dibudidaya oleh warga di kawasan itu.
Karena banyaknya pohon gandaria tersebut, masyarakat dari dulu hingga kini menyebut kawasan itu dengan Gandaria.
Namun, kini pohon-pohon gandaria itu sudah tidak ada, karena seiring berkembangnya zaman dan pembangunan di kawasan itu. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




