Jakarta

Tidak Ada Jaminan Coldplay Tak Kampanye LGBT, Granati Ancam Kerahkan Massa Kepung GBK yang Jadi Lokasi Konser

Fadhil Dhuha Rizqullah | 10 November 2023, 22:07 WIB
Tidak Ada Jaminan Coldplay Tak Kampanye LGBT, Granati Ancam Kerahkan Massa Kepung GBK yang Jadi Lokasi Konser

AKURAT JAKARTA - Gerakan Nasional Anti LGBT (Granati) mengecam rencana konser band Coldplay di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada 15 November mendatang.

Granati mengancam akan menerjunkan massa lebih banyak lagi, jika tidak ada jaminan bahwa selama konser Coldplay tidak akan kampanye LGBT.

Jubir Granati LGBT, Novel Bamukmin, menyatakan bahwa  pada tanggal 15 November, mereka akan melakukan Apel Siaga Umat Islam, sebagai persiapan aksi besar-besaran untuk mencegah digelarnya konser Coldplay.

Aksi tersebut  dimulai di Pakir Timur Senayan pada pagi hari dan dilanjutkan dengan bergerak menuju GBK, tempat digelarnya konser Coldplay.

Baca Juga: Promo Khusus Guru! Gratis Masuk Museum Macan di Jakarta, Simak Syarat dan Jadwalnya

"Puncaknya tanggal 15 November kita akan melakukan aksi besar-besaran," kata Novel kepada wartawan di Kedubes Inggris, Jakarta Selatan, Jumat, (10/11/2023).

Novel juga mengancam untuk mengepung Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, dan hotel tempat menginapnya band Coldplay, sebagai bentuk tekanan untuk membatalkan konser.

“Bisa juga ada kemungkinan ke Bandara kalau ada informasi band Coldplay datang. Bisa juga kemungkinan kita kepung hotel, bagaimana untuk bisa  membatalkan,” ucapnya.

Pihak berwenang dan pihak terkait diharapkan dapat mengelola situasi ini dengan bijak, guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga: 8 Manfaat Permen Jahe untuk Kesehatan Tubuh, Obat Lambung hingga Mengurangi Nyeri Haid

Sebelumnya, Partai Ummat juga mendesak pemerintah agar membatalkan konser Coldplay di Jakarta. Mereka beralasan, grup musik asal Inggris itu bisa membawa pengaruh buruk terhadap generasi muda Indonesia.

Pasalnya, Coldplay dikenal sebagai grup musik yang kerap lantang menyuarakan dukungan untuk LGBT.

"Ada waktu bagi promotor untuk membatalkan konser ini, karena merusak generasi muda kita," ujar Ketua Bidang Pendidikan DPP Partai Ummat, Aspizain Caniago dalam keterangan tertulis, Kamis (9/11/2023).

Aspizain mengatakan, perilaku LGBT tidak hanya dilarang oleh Islam, melainkan juga oleh agama-agama yang tumbuh di Indonesia.

Pihaknya juga tidak ingin generasi muda berperilaku tidak sesuai ajaran agama.

Baca Juga: Terungkap, 3 Artis Indonesia Ini Ternyata Memiliki Darah Keturunan Yahudi Israel, Siapa Saja?

"Tanpa sadar mereka terbawa arus dan perilaku idola mereka. Sebagai pendidik, kita paham bagaimana proses internalisasi nilai melalui seni," katanya.

Oleh karena itu, dia mendesak pihak kepolisian dan lembaga terkait untuk mencabut izin konser Coldplay. (*)





Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.