Tahukah Kamu? Konsumsi Harian Stroberi Mampu Menangkal Demensia dan Depresi, Begini Kata Ahlinya

strowberr
AKURAT JAKARTA - Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Nutrients menemukan bahwa mengonsumsi stroberi setiap hari dapat menjadi kunci untuk melawan demensia dan depresi.
Peserta penelitian yang mengonsumsi satu cangkir stroberi setiap hari selama 12 pekan melaporkan peningkatan suasana hati, perbaikan masalah ingatan, dan penurunan gejala depresi.
Studi ini melibatkan 30 peserta, terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama menerima bubuk stroberi dari buah utuh, sementara kelompok kedua menerima bubuk kontrol dengan rasa yang sama tanpa nutrisi yang setara.
Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi bubuk stroberi mengalami peningkatan kinerja kognitif dan suasana hati yang lebih baik.
Baca Juga: Hari Ini Pukul 19.00 Konser Gratis Noah di Pematang Siantar, Catat Lokasinya di Sini
Profesor Robert Krikorian dari Universitas Cincinnati, Ohio, AS, menyatakan bahwa efek positif ini dapat disebabkan oleh sifat antiinflamasi stroberi, terutama antosianin yang terkandung dalam buah tersebut.
Peneliti menyoroti pentingnya pengurangan peradangan sebagai langkah pencegahan terhadap gangguan metabolisme seperti obesitas dan diabetes tipe dua.
Selain itu, peradangan kemungkinan besar merupakan faktor yang berkontribusi terhadap gangguan metabolisme seperti obesitas, pra-diabetes, dan diabetes tipe dua," jelasnya, dikutip dari laman Mirror, Jumat (26/11/2023)
Sementara Chris Christian dari California Strawberry Commission menyambut baik temuan ini sebagai tambahan bukti ilmiah terkait khasiat stroberi.
"Penelitian observasional jangka panjang, termasuk Health Professionals Study dan Nurses’ Health Study, juga menemukan bahwa orang yang sering makan stroberi memiliki tingkat penurunan kognitif yang lebih rendah," terang Christian.
Baca Juga: Red Sparks Alami Lima Kekalahan Beruntun, Megawati Tetap Urutan Kelima Top Skor Liga Voli Korea
Ia mencatat bahwa hubungan positif antara konsumsi stroberi dan kesehatan otak telah banyak dieksplorasi dalam studi klinis dan berbasis populasi.
Pelargonidin, zat biokimia utama dalam stroberi, juga telah dikaitkan dengan penurunan risiko demensia Alzheimer dalam penelitian sebelumnya.
Temuan ini memberikan dukungan lebih lanjut terhadap manfaat kesehatan dari buah stroberi, membuka pintu untuk pemahaman yang lebih baik tentang peran mereka dalam menjaga kesehatan otak. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





