Jakarta

Jarang Orang Tahu, Ini Sejarah Dibangunnya Masjid Istiqlal Jakarta, Terbesar di Asia Tenggara

Ainun Kusumaningrum | 14 Desember 2023, 08:05 WIB
Jarang Orang Tahu, Ini Sejarah Dibangunnya Masjid Istiqlal Jakarta, Terbesar di Asia Tenggara

AKURAT JAKARTA - Sejarah Dibangunnya Masjid Istiqlal yang menjadi kebanggaan orang Indonesia. Masjid terbesar di Asia Tenggara.

Siapa yang tidak tahu kemegahan Istiqlal? Berasa di pusat pemerintahan, Masjid ini kokoh megah.

Dikutip dari situs Istiqlal, sejarahnya setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, terdapat cita cita besar untuk membangun sebuah masjid.

Baca Juga: Waktu dan Tata Cara Shalat Jumat, Jadwal Masjid Istiqlal 8 Desember 2023, Petugas Khotib dan Tema Khutbah

Masjid yang dapat menjadi tempat kebanggan warga Jakarta sekaligus tempat untuk beribadah.

Saat itu, KH. Wahid Hasyim, Mentri Agama RI pertama dan beberapa ulama mengusulkan untuk mendirikan Masjid yang mampu menjadi simbol Indonesia.

Pada 1953, KH. Wahid Hasyim bersama H. Agus Salim, Anwar Tjokroaminoto dan Ir. Sofwan.

Baca Juga: Waktu Shalat Jumat Masjid Istiqlal 24 November 2023, Petugas Khotib dan Tema Khutbah

Juga dibantu sekitar 200 tokoh Islam pimpinan KH. Taufiqorrahman mengusulkan untuk mendirikan sebuah yayasan.

Pada 7 Desember 1954 terbentuk yayasan Masjid Istiqlal yang diketuai oleh H. Tjokroaminoto untuk mewujudkan ide pembangunan masjid nasional tersebut.

H. Tjokroaminoto menyampaikan rencana pembangunan masjid pada Ir. Soekarno dan ternyata mendapatkan sambutan hangat.

Baca Juga: Waktu Shalat Jumat Masjid Istiqlal 17 November 2023, Petugas Khotib dan Tema Khutbah

Rencana itu mendapat bantuan sepenuhnya dari presiden Ir. Soekarno sejak 1954 oleh panitia diagkat menjadi kepala bagian teknik pembangunan Masjid Istiqlal.

Juga menjadi ketua dewan juri untuk menilai sayembara maket Istiqlal.

Demikian awal ide mendirikan masjid Istiqlal yang sekarang menjadi kebanggaan warga Muslim di Indonesia.

Kini, masjid Istiqlal juga banyak kegiatan dakwah yang dilakukan secara rutin dan pengembangan agama. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.