Lukisan Asli Sunan Gunung Jati Diambil 2 Tahun sebelum Wafat, Sosok Wali Songo dari Cirebon Jawa Barat

AKURAT JAKARTA - Viral foto lukisan yang disebut sebagai Sunan Gunung Jati, seorang Wali Songo dari tanah Cirebon Jawa Barat.
Seperti dilansir dari Facebook Mata Tegal Gubug, yang memposting foto seorang ulama sedang membawa kitab.
Di narasinya disebut lukisan tersebut asli sosok Gunung Jati yang saat ini berada di Belanda.
"Lukisan asli mbah Sunan Gunung Jati yang ada di Tropen Museum di Amsterdam Belanda."
"Dilukis 2 tahun sebelum Sinuhun wafat (w.1568) oleh Pangeran Losari Angkawijaya, cucu beliau dan seniman ulung sekaligus pemegang data kepustakaan keraton sebelum Pangeran Wangsakerta. beliau berpose dan dilukis demikian oleh cucunya.. dan dirampas di bawa ke leiden"
Demikian narasi yang ditulis di akun tersebut. Belum diketahui kebenaran foto tersebut.
Baca Juga: Ulama Rendah Hati KH Buya Syakur Yasin Wafat, Ucapan Duka Cita dari Non Muslim di Medsos
Sunan Gunung Jati merupakan Wali Songo penyebar agama Islam di Tanah Jawa khusunya di Jawa Barat.
Secara nasab, Sunan Gunung Jati masih keturunan Nabi Muhammad, dari ayahnya Sultan Hud seorang Raja Mesir.
Sedangkan dari ibunya Nyimas Rara Santang, Sunan Gunung Jati merupakan cucu Raja Pajajaran Prabu Siliwangi.
Baca Juga: Kabar Duka, KH Buya Syukur Yasin, Ulama Kharismatik Asal Indramayu Wafat Hari Ini
Diceritakan, di masa sepuhnya Sunan Gung Jati menghabiskan waktunya di Gunung Kentaki.
Berada di sebelah barat Gunung Sembung yang sekarang dijadikan pemakaman beliau.
Di Gunung Smbung beliau menyendiri dan hari-harinya dihabiskan untuk bertafakur.
Sebelum beliau wafat, Sunan Gunung Jati mengirimkan surat untuk anaknya Raden Sabakinkin yang menjadi Sultan di Banten.
Isinya memerintahkan agar Raden Sabakingkin memerintahkan anaknya yang bernama Kapil atau aulana Muhammad untuk melaksanakan ibadah haji.
Sunan Gunung Jati wafat di atas pembaringan dengan tikar yang terbuat dari daun Rundamala dan bantalnya dari Batu.
Pada saat meninggal, umur Sunan Gunung Jati mencapai 120 tahun. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs NEC Nijmegen di UEL, 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Beruntun
- 2Prediksi Skor Olympiacos vs Sparta Praha di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Konsistensi Tuan Rumah di Georgios Karaiskakis
- 3Prediksi Skor Omonia vs Benfica di UEL, 23 Oktober 2026: Ujian Berat di Markas The Shamrock
- 4Prediksi Skor Hoffenheim vs Lyon di UEL, 23 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Hentikan Laju Les Gones?
- 5Prediksi Skor Torino vs AC Monza di Serie A, 24 Oktober 2026: Mampukah Il Toro Lanjutkan Tren Positif?
- 6Prediksi Skor OFI Crete vs Bayer Leverkusen di UEL, 22 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Menghentikan Laju Die Werkself?
- 7Prediksi Skor Alaves vs Malaga di La Liga, 24 Oktober 2026: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Ancaman Zona Bawah
- 8Prediksi Skor Getafe vs Lugano di UECL, 22 Oktober 2026: Momentum Positif Tim Tamu Jadi Ancaman
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




