Jakarta

SIAP-SIAP! Harga BBM Diprediksi Bakal Naik per 1 Juni 2024, Presiden Jokowi Sudah Kasih Sinyal Begini...

Sastra Yudha | 28 Mei 2024, 15:01 WIB
SIAP-SIAP! Harga BBM Diprediksi Bakal Naik per 1 Juni 2024, Presiden Jokowi Sudah Kasih Sinyal Begini...

AKURAT JAKARTA - Konflik negara-negara Timur Tengah dan meninggalnya Presiden Iran, Ebrahim Raisi, berimbas pada kenaikan harga minyak mentah di dunia.

Karena itu, Pemerintah Indonesia diprediksi bakal menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 Juni 2024, atau mulai minggu depan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah memberi sinyal soal kenaikan BBM tersebut.

Menurut Presiden, semua aspek tersebut akan dikalkulasi dan dihitung lewat pertimbangan yang matang, sebelum diputuskan naik.

Baca Juga: Kapan Idul Adha 2024? Cek Jadwal Libur dan Cuti Bersama: Ada Long Weekend Lho

"Harga minyaknya sampai seberapa tinggi. Semuanya akan dikalkulasi, semua akan dihitung, semua akan dilakukan lewat pertimbangan-pertimbangan yang matang, karena itu menyangkut hajat hidup orang banyak," kata Presiden, Senin 27 Mei 2024.

Jokowi mengakui, keputusan pemerintah terhadap kenaikan harga BBM, akan berimbas kepada hajat hidup orang banyak.

"Bisa mempengaruhi harga, bisa mempengaruhi semuanya, kalau urusan minyak," tutur Presiden.

Hal sama juga disampaikan oleh pihak PT Pertamina Patra Niaga, selaku operator penyaluran BBM subsidi.

Corporate secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan review terkait rencana kenaikan harga BBM. "Masih kami review," katanya singkat.

Irto menegaskan, Pertamina Patra Niaga sebagai pihak yang menjalankan penugasan penyaluran BBM subsidi, berkomitmen untuk tetap mengikuti dan menjalankan semua kebijakan yang ditetapkan Pemerintah.

Baca Juga: Bacagub DKI Jakarta dari Golkar, Bang Zaki Bakal Perkecil Rasio Kesenjangan Sosial di Jakarta

"Prinsipnya, kami akan ikuti dan jalankan semua kebijakan Pemerintah," tutupnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.