Jakarta

Fakta Matthew Crooks, Pelaku Penembak Donald Trump di Pennsylvania: Suka Sejarah dan Digemari Guru Saat Masih Sekolah

Titania Isnaenin | 15 Juli 2024, 19:08 WIB
Fakta Matthew Crooks, Pelaku Penembak Donald Trump di Pennsylvania: Suka Sejarah dan Digemari Guru Saat Masih Sekolah

AKURAT JAKARTA - Thomas Matthew Crooks, pria berusia 20 tahun tewas setelah dirinya kedapatan mencoba menembak mantan Presiden Donald Trump saat kampanye akbar di Kota Butler, Pennsylvania.

Pelaku yang sehari-harinya bekerja di dapur restoran itu kini harus meregang nyawa saat agen rahasia berhasil melesatkan peluru ke kepalanya.

Adapun Crooks saat beraksi kedapatan menggunakan senapan semi otomatis AR-15 yang dapat menembak secara berurutan.

Baca Juga: Thomas Matthew Crooks, Pelaku Penembakan Mantan Presiden Donald Trump Ternyata Dikenal Pendiam

Dimana senapan tersebut diharapkan dapat secara akurat menembak sasaran dari jarak jauh. 

Lantas siapakah sebenernya sosok Thomas Matthew Crooks tersebut?

Terkait siapa sosok Crooks, beberapa penduduk setempat dan yang bersekolah dengannya menggambarkan Crooks sebagai seorang penyendiri.

Baca Juga: Masih Muda dan Dikenal Pintar, Motif Penembakan Trump Oleh Matthew Crooks Masih Abu-abu

Ia kerap kali diganggu karena terkadang mengenakan "pakaian berburu ke sekolah".

Melansir BBC News, mantan teman sekelasnya bernama Summer Barkley, memberikan penilaian yang berbeda kepada Crooks saat ditanyai wartawan BBC.

Ia justru mengatakan bahwa Crooks selalu mendapat nilai bagus dalam ujian.

Baca Juga: Mahalini Nangis Dipanggung, Fans Salahkan Netizen Karena Terus Hujat Hidung Barunya

Bahkan sangat bersemangat dengan mata pelajaran sejarah dan pemerintahan.

"Apa pun tentang pemerintahan dan sejarah, dia tampaknya tahu, tapi itu bukan hal yang luar biasa....dia selalu bersikap baik" Katannya.

Barkley menggambarkan sosok Crook adalah murid yang disukai oleh guru-gurunya.

Baca Juga: Lagi-lagi Pati Viral! Polisi Grebek Belasan Motor Bodong yang Siap Kirim Ke Kalimantan

Sementara yang lain, karena Crooks seorang yang penyediri, mereka hanya mengingatnya sebagai orang yang pendiam.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.