Usai 15 Tahun Berkuasa, PM Sheikh Hasina Pilih Kabur dari Bangladesh Untuk Cari Tempat Aman

AKURAT JAKARTA - Semakin caos, Perdana Menteri Sheikh Hasina pilih kabur dan mengundurkan diri usai diprotes ribuan massa di Ibu Kota Dhaka.
Massa menuntut PM Sheikh Hasina untuk mundur usai 15 tahun menjabat di pemerintahan dengan terus menyerangnya melalui berbagai cara.
Mulai dari kediamannya, menyerbu bangunan yang terkait dengan partainya serta menyerang keluarganya sekalipun.
Baca Juga: Siaga 2, Ratusan Orang Tewas dan Ribuan Lainnya Luka-luka Imbas Demo di Bangladesh
Menurut informasi, Sheikh Hasina memilih untuk mengundurkan diri pada Senin (5/8) sebagai perdana menteri Bangladesh.
Orang terdekat dari PM Hasina pun mengatakan, bahwa ia melarikan diri demi mencari tempat yang lebih aman dan terhindar dari tindakan anarkis massa yang semakin tak terkendali.
Mendengar kabar PM Hasina mundur, para demonstran merayakan kemenangan tersebut dengan menari-nari di atas tank.
Baca Juga: Pria di Makassar Tega Lempar Bayi ke Udara, Pelaku Hanya Dikenakan Wajib Lapor
Namun anak kandung PM Hasina mencoba untuk melakukan pengupayaan kepada pasukan keamanan negara dengan mencegah adanya pengambilalihan kekuasaan.
Adapun dalam pemberitaan sebelumnya, PM Sheikh Hasina mendapat aksi protes dari mahasiswa yang pecah sejak bulan Juli lalu
Keributan ini dipicu oleh adanya kuota pekerjaan pemerintah yang dinilai rakyat sebagai hal yang tidak beres.
Baca Juga: Aneh Bin Ajaib, Mengaku Tak Suka Pakai Pil Ekstasi, Hasil Urine Marisa Putri Positif Narkoba
Awalnya, aksi demonstrasi berjalan biasa saja, hingga terjadilah bentrok antara kelompok anti pemerintah dengan kelompok pendukung Hasina.
Demo besar-besaran di Bangladesh itu lantas membuat status negera tersebut menjadi siaga 2.
Tercatat, pada hari Minggu (4/8) demo ini menyebabkan jumlah kematian terbesar sejak aksi demo bulan Juli lalu.
Dimana setidaknya sebanyak 90 orang tewas sejak per hari Minggu.
Dan kemudian meningkat sebanyak 280 jiwa melayang dan puluhan ribu lainnya luka-luka.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



