Ngeri, Gegara Gagal Atasi Banjir di Korea Utara, Kim Jong Un Eksekusi Mati 30 Pejabat Pemerintah

AKURAT JAKARTA - Belakangan ini santer pemberitaan mengenai banjir bandang di Korea Utara.
Negara otoriter pimpinan Kim Jong Un ini buat warga dunia heboh lantaran ia telah mengeksekusi pejabat pemerintahnya yang telah gagal mitigasi banjir.
Banjir yang terjadi sekitar bulan Juli lalu itu setidaknya menewaskan ribuan orang yang membuat Kim Jong Un marah besar.
Baca Juga: KPK Batal Panggil Kaesang, Mahfud MD Langsung Ingatkan Kasus Anak Pejabat Negara Ini
Mengetahui negaranya hampir tenggelam, Kim Jong Un mengambil langkah tegas dengan menembak mati para pejabat pemerintah pada bulan Agustus lalu.
Salah satu stasiun TV Nasional Korea Utara bernama TV Chosun, dilansir dari Straits Time, kabar tersebut bocor usai Badan Intelien Nasional Korea Selatan memantau situasi di Korea Utara.
Menurut badan intelijen Korsel, mereka mendapat informasi soal pemberitaan eksekusi mati pejabat Korut yang gagal mitigasi bencana alam.
Baca Juga: Viral, Oknum Guru Matematika Aniaya Murid Gegara Senyum Ke Teman Beda Kelas
Ini dibuktikan juga dalam sebuah pertemuan antara Kim Jong Un dengan pejabat pemerintah.
Bahwasannya ia akan menghukum keras bagi pejabat yang mengabaikan tugas-tugas mereka.
Apalagi menurut Kim Jong Un mereka harus bertanggung jawab atas jatuhnya ribuan jiwa yang melayang karena terdampak banjir.
Adapun menurut informasi, peristiwa banjir tersebut merupakan suhu tertinggi Korea Utara selama 29 tahun terakhir.
Akibat peristiwa itu kurang lebih sebanyak 4.100 rumah terendam banjir.
Jalanan kota hingga rel kereta api juga tertutup air, yang terlihat hanya genangan air dimana-mana.
Sekitar 3.000 hektar tanah pertanian Kota juga tenggelam di Kota Sinuiju.
Besarnya banjir menjadi saksi ditemukannya beberapa mayat saat air mulai surut saat proses pembersihan tanah.
Media lokal memberitakan sebelumnya, tingginya debit air sampai mengharuskan Kim Jong Un turun tangan dan memimpin operasi penyelamatan menggunakan 10 helikopter dan sekoci militer. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




